JAKARTA, PostingNews.id — Kediaman mantan Presiden RI Joko Widodo di Solo mendadak jadi bahan permainan warganet. Bukan sekadar viral biasa, rumah yang berada di kawasan Sumber, Banjarsari itu kini bahkan muncul dalam dunia virtual.
Fenomena ini mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan bangunan menyerupai rumah Jokowi direplika dalam game online Roblox. Di dalamnya, para pemain membuat konten dengan gaya khas yang belakangan dijuluki sebagai “tembok ratapan”.
Istilah tersebut sebelumnya sudah lebih dulu ramai setelah lokasi rumah Jokowi sempat ditandai sebagai “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps. Tren ini makin liar ketika video orang meratap di depan gerbang rumah itu beredar luas di media sosial.
Alih-alih bereaksi keras, pihak Jokowi justru memilih santai. Ajudannya, Ajun Komisaris Besar Syarif Muhammad Fitriansyah, mengaku sudah mengetahui konten tersebut dan menganggapnya sebagai bagian dari ekspresi generasi muda.
BACA JUGA:Asli, No Debat! 5 Rekomendasi Kulkas Mini Hemat Listrik, Cocok Banget Buat Anak Kos!
“Kami sudah tahu. Kami melihatnya santai saja. Itu bagian dari kreativitas anak-anak muda sekarang, termasuk yang muncul di platform seperti Roblox,” kata Syarif kepada wartawan, Rabu, 8 April 2026.
Ia menegaskan, Jokowi tidak merasa terganggu dengan kemunculan rumah pribadinya di dunia virtual. Selama tidak mengandung unsur negatif, fenomena itu dinilai masih wajar.
“Bapak juga tidak merasa terganggu. Selama itu positif, tidak ada hoaks atau unsur negatif, kami anggap biasa saja. Ini menunjukkan masyarakat, khususnya generasi muda, punya cara sendiri untuk berekspresi,” ujarnya.
Meski begitu, Syarif tetap mengingatkan agar kreativitas tersebut tidak kebablasan. Ia meminta publik tetap menjaga etika dan tidak menyebarkan informasi yang menyesatkan.
BACA JUGA:Lewandowski Dipaksa Potong Gaji? Legenda Polandia Desak Hijrah ke Juventus, Sob!
“Yang penting tetap dijaga etika. Jangan sampai ada informasi yang tidak benar atau membuat gaduh. Selebihnya, Bapak santai saja dan menghargai kreativitas tersebut,” kata dia.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana ruang digital bisa mengubah simbol fisik menjadi konten hiburan. Dari halaman rumah pribadi hingga dunia virtual, batas antara realitas dan kreativitas publik kini makin tipis.