Prabowo Lagi-lagi Tegaskan Nonblok di Tengah Konflik Timur Tengah

Selasa 24-03-2026,16:12 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang tetap berada di jalur nonblok di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Sikap ini dipilih agar Indonesia tidak terseret dalam pusaran konflik, sekaligus tetap menjaga hubungan dengan semua pihak.

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak dalam posisi mencari siapa yang benar atau salah. Fokusnya, kata dia, adalah menjaga hubungan baik dengan seluruh kekuatan global.

“Makanya yang paling benar dengan segala hormat, ya kita hormati semua kekuatan dan kalau kita baik sama semua, kita mungkin bermanfaat,” ujar Prabowo, dikutip dari video Sekretariat Presiden, Minggu, 21 Maret 2026.

Ia mengakui situasi di Timur Tengah saat ini tidak sederhana. Sejumlah negara sahabat Indonesia di kawasan Teluk justru berada di kubu yang saling berhadapan. Kondisi ini membuat posisi Indonesia harus dijaga tetap netral.

Prabowo mencontohkan negara-negara seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang sama-sama memiliki hubungan baik dengan Indonesia, namun berada di sisi berbeda dalam konflik.

BACA JUGA:Damkar Selalu Ready, Tapi Kenapa Semua Masalah Warga Dilimpahkan ke Mereka

“Katakanlah Arab Saudi, kemudian Uni Arab Emirat sahabat kita juga, sesama anggota OKI, sesama sahabat kita, mereka mendukung pihak yang berlawanan yang saling berperang,” katanya.

Dengan posisi tersebut, Indonesia dinilai punya peluang untuk memainkan peran sebagai penengah. Namun, Prabowo juga mengakui peran itu tidak mudah dan belum tentu efektif.

“Kalau kita masih bisa diterima oleh Iran, tapi kita masih dipercaya oleh negara-negara Teluk, mungkin itu baik, kita bisa menjadi penengah, seberapa efektif saya tidak tahu,” ucapnya.

Lebih jauh, Prabowo menilai prinsip politik luar negeri bebas aktif yang diwariskan para pendiri bangsa masih relevan hingga saat ini. Menurutnya, pendekatan itu justru menjadi kekuatan Indonesia dalam menjaga keseimbangan hubungan internasional.

BACA JUGA:Prabowo Bantah Kesan Jalan-Jalan, Sebut Diplomasi untuk Kepentingan Rakyat

“Saya berpendapat kita sudah dalam jalur yang benar bahwa kita mengutamakan di ujungnya, kepentingan nasional kita. Kita menurut saya sangat relevan, ke depan pun bahwa kita harus tetap non-aligned, tetap nonblok. Kita tidak boleh terlibat dalam perang apa pun,” jelas Prabowo.

Sikap ini menegaskan Indonesia memilih berada di tengah, menjaga jarak dari konflik, namun tetap membuka ruang untuk berperan sebagai penyeimbang di tengah dunia yang makin terbelah.

 

Kategori :