“Tidak perlu mempertajam perbedaan, apalagi mencari pembenaran diri dengan menyalahkan pihak lain. Baik dalam konteks kewarganegaraan maupun pemerintahan, semua pihak harus menahan diri,” ujar Haedar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat, 20 Maret 2026.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan, bukan sebaliknya memperlebar jarak akibat perbedaan.