Seberapa Besar Kerusakan yang Ditimbulkan Iran ke Basis Militer AS di Timteng?

Selasa 03-03-2026,18:36 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warganya menjauhi wilayah tersebut. Pernyataan resmi menyebut laporan rudal dan drone masih terus muncul di wilayah udara Irak.

Di Yordania, militer setempat mengklaim berhasil mencegat dua rudal balistik di atas Pangkalan Udara Muwaffaq Salti. Disebut tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan material. Namun rekaman yang beredar menunjukkan kemungkinan satu rudal mencapai target.

Kuwait, Enam Tentara Tewas

Serangan paling mematikan terjadi di Kuwait. Rudal Iran menghantam Ali al Salem Air Base dan Camp Arifjan. Empat tentara tewas pada Minggu. Jumlah korban meningkat menjadi enam pada Selasa.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan rudal Iran menghantam pusat operasi taktis yang telah diperkuat.

“Rudal Iran menghantam pusat operasi taktis yang telah diperkuat, tetapi ini adalah senjata yang sangat kuat,” ujarnya. Sedikitnya empat personel lain terluka.

Di wilayah yang sama, tiga jet tempur F 15 jatuh akibat salah tembak oleh sistem pertahanan udara Kuwait. Pentagon menyebutnya sebagai insiden friendly fire. Seluruh awak berhasil keluar dengan selamat.

Qatar dan Radar USD1 Miliar

Di Qatar, rudal balistik berhasil menembus sistem pertahanan udara dan menghantam Al Udeid Air Base, sekitar 40 kilometer dari Doha.

Salah satu rudal mengenai instalasi radar peringatan dini AN FPS 132 yang bernilai sekitar USD1 miliar atau setara Rp16,85 triliun. Kementerian Pertahanan Qatar mengonfirmasi instalasi tersebut mengalami kerusakan. Radar ini merupakan satu dari hanya enam unit serupa di dunia.

UEA dan Arab Saudi, Infrastruktur Energi Jadi Sasaran

Uni Emirat Arab mengalami serangan drone dan rudal ke sejumlah titik, termasuk Bandara Internasional Dubai dan Pangkalan Udara Al Dhafra. Asap tebal terlihat membubung dari fasilitas militer di Abu Dhabi. Kebakaran besar juga terjadi di Pelabuhan Jebel Ali, salah satu pelabuhan yang sering disinggahi Angkatan Laut AS.

Di Arab Saudi, serangan difokuskan pada infrastruktur minyak. Produksi dihentikan di kilang Ras Tanura, kilang terbesar di kerajaan tersebut, setelah serangan drone.

Kementerian Pertahanan Saudi menyatakan telah mencegat sejumlah rudal di atas Pangkalan Udara Prince Sultan, namun belum jelas apakah ada kerusakan akibat puing yang jatuh.

Serangan Iran menunjukkan dua pesan. Pertama, kemampuan menyerang aset strategis AS di kawasan tetap terjaga. Kedua, dampaknya tidak lagi sekadar simbolis, tetapi menyentuh sistem radar, pusat operasi, hingga fasilitas energi.

Kerusakan sistem bernilai miliaran dolar dan korban jiwa tentara Amerika meningkatkan risiko eskalasi lebih luas. Dengan 19 pangkalan mengelilingi Iran dan puluhan ribu personel AS berada di kawasan, konflik ini berpotensi berubah dari aksi balas terbatas menjadi konfrontasi terbuka yang jauh lebih besar.

Kategori :