BACA JUGA:Prabowo Panggil Jokowi hingga SBY Bahas Gejolak Dunia
Masukan dari para mantan kepala negara itu akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun langkah ke depan, termasuk merespons konflik Timur Tengah yang terus memanas.
“Mitigasi untuk bangsa dan negara dari dampak perang, yang kemungkinan juga akan berdampak bagi negara kita,” kata Dasco.
Pernyataan itu memberi sinyal bahwa pertemuan ini memiliki bobot kebijakan. Isu geopolitik global kini menjadi variabel serius bagi stabilitas ekonomi dan politik nasional.
Absennya Megawati dan Peta Relasi Politik
Ketidakhadiran Megawati tentu memantik tafsir. PDIP saat ini berada di luar pemerintahan. Hubungan antara elite partai berlambang banteng dan pemerintahan baru masih terus menjadi sorotan.
Secara formal, alasan yang disampaikan adalah agenda internal di Bali. Namun di ruang publik, absennya tokoh sentral oposisi dalam forum strategis selalu mengandung makna politik. Apakah ini sekadar persoalan jadwal atau ada jarak yang belum sepenuhnya terjembatani?
BACA JUGA:MPR Sentil Dewan Perdamaian Trump, Prabowo Diminta Jangan Setengah Hati Jadi Mediator
Yang jelas, malam ini Istana menjadi panggung pertemuan lintas generasi kepemimpinan. Para mantan presiden duduk bersama presiden yang sedang menjabat. Diskusi berlangsung di tengah ketidakpastian global.
Sementara Megawati, salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah politik pascareformasi, memilih tidak hadir. Dan dalam politik, kehadiran maupun ketidakhadiran, sering kali sama-sama berbicara.