JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Presenter Indy Barends akhirnya angkat bicara mengenai video putranya, Manuel, yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Video tersebut memicu beragam tafsir warganet setelah Manuel menyinggung soal luka batin.
Sebagian pengguna internet menduga ia mengalami tekanan psikologis hingga depresi akibat pola asuh orang tua.
Indy menilai anggapan tersebut tidak tepat. Ia memastikan kondisi sang anak dalam keadaan baik dan tidak mengalami gangguan mental seperti yang ramai dispekulasikan publik. Menurut dia, video yang beredar hanyalah bentuk ekspresi kreatif yang mengikuti tren konten digital di kalangan anak muda.
"Kalau di rumah sih biasa-biasa saja Manuel. Dia tidak memperlakukan jadi murung diri atau apa, ya nggak," ujar Indy Barends saat diwawancara di kawasan Studio TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, dikutip Selasa 24 Februari 2026.
Indy mengatakan dirinya sempat menanyakan langsung kepada Manuel mengenai alasan di balik pembuatan video tersebut. Ia ingin memastikan konteks yang sebenarnya agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik.
BACA JUGA:Mudik Gratis Jasa Marga 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Rute Lengkapnya
Jawaban Manuel, kata Indy, justru menunjukkan bahwa video itu tidak memiliki makna serius seperti yang dipersepsikan banyak orang.
"Waktu aku tanya, 'Itu kenapa kamu bikin konten?' Manuel jawab 'Sebenarnya aku cuma bikin konten-kontenan saja, Mam'. Karena buat dia itu adalah sebuah konten yang kayaknya semua orang bikin," jelas Indy.
Ia menilai fenomena video bertema kesehatan mental kini memang marak di media sosial. Banyak remaja membuat konten serupa sebagai bagian dari tren digital, bukan selalu merefleksikan kondisi psikologis pribadi. Namun, perhatian publik menjadi lebih besar karena Manuel merupakan anak figur publik.
Menurut Indy, status keluarga selebritas membuat respons warganet cenderung berlebihan. Ia berharap masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa memahami konteks konten yang sebenarnya.
"Coba deh cek untuk anak-anak, buka hashtag mental. Pasti banyak anak-anak yang bikin video yang kayak gitu. Jadi please jangan juga terlalu di-highlight bahwa anaknya Indy depresi. Nggak depresi atuh," tegasnya.
Indy menegaskan bahwa kehidupan Manuel sehari-hari berjalan normal seperti remaja pada umumnya. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menanggapi konten media sosial agar tidak memunculkan stigma yang keliru, terutama terkait isu kesehatan mental yang sensitif.