JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kasus rasisme yang menimpa Vinicius Junior sebelumnya sempat menjadi perbincangan hangat.
Kini kejadian serupa kembali mencoreng dunia sepak bola internasional.
Para pemain dari kompetisi Premier League justru menjadi korban pelecehan terbaru.
Insiden kelam ini terjadi pada pertandingan pekan ke-28.
Laga tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 21 Februari, dan Minggu, 2 Februari 2026.
Tiga bintang sepak bola mendapatkan serangan rasial dari oknum tidak bertanggung jawab.
Korban pertama dari tindakan memalukan ini adalah bek andalan bernama Wesley Fofana.
Bintang Chelsea ini diserang melalui dunia maya usai timnya melawan kubu Burnley.
BACA JUGA:Juventus Hancur Lebur di Turki, Spalletti Enggan Jual Mimpi di Leg Kedua..
Ia kemudian mengunggah bukti hinaan tersebut ke akun media sosial pribadinya.
Pihak manajemen Chelsea langsung bergerak cepat untuk membela sang pemain bertahan.
Sehari setelahnya muncul lagi laporan pelecehan terhadap pemain lain.
Striker klub Wolverhampton Wanderers bernama Tolu Arokodare ikut menjadi target rasisme.
BACA JUGA:Gagal Capai Target, Patrick Kluivert Ngaku Masih Ingin Latih Timnas Indonesia