Indonesia ke Gaza Tanpa Misi Lucuti Senjata, Ini Batasan Pasukan TNI

Minggu 22-02-2026,12:14 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

BACA JUGA:MUI Respons Isu Produk AS Tanpa Sertifikasi Halal, Tegaskan Kewajiban Tak Bisa Ditawar

Penolakan terhadap pelucutan senjata juga datang dari dalam Gaza sendiri. Hamas menegaskan tidak akan menyerahkan senjata maupun menerima intervensi asing yang menyasar kekuatan militernya.

“Mengkriminalisasi perlawanan, senjata, dan mereka yang melaksanakannya adalah sesuatu yang tidak boleh diterima,” kata pemimpin senior Hamas Khaled Meshaal dalam konferensi di Doha, seperti dikutip dari Al Arabiya pada Senin, 9 Februari 2026.

Sikap tersebut memperlihatkan rumitnya lanskap politik dan keamanan yang akan dihadapi pasukan internasional di lapangan. Di satu sisi terdapat dorongan demiliterisasi sebagai syarat rekonstruksi, sementara di sisi lain ada penolakan keras dari kelompok bersenjata yang menguasai wilayah tersebut.

Dalam konteks itu, keputusan Indonesia untuk membatasi peran militernya pada fungsi defensif dan perlindungan sipil menempatkan posisi Jakarta di jalur yang lebih hati-hati. Pemerintah berupaya menjaga komitmen pada misi kemanusiaan tanpa masuk terlalu jauh dalam agenda militer yang berpotensi memicu resistensi dari pihak-pihak yang terlibat konflik.

Kategori :