Apa Saja Jenis Kanker Anak yang Paling Sering Terjadi di Indonesia? Ini Penjelasan Dokter dan Datanya

Sabtu 14-02-2026,09:00 WIB
Reporter : M. Rafa Nugraha
Editor : T. Sucipto

Kanker tulang seperti osteosarkoma juga ditemukan pada anak dan remaja.

Biasanya muncul dengan keluhan nyeri pada tulang yang tidak kunjung hilang.

Kadang disertai bengkak atau nyeri saat malam hari.

Gejala seperti ini sering disangka hanya karena aktivitas fisik atau cedera biasa.

BACA JUGA:Tips Kesehatan: 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Cegah Kanker, Nomor 3 Sering Diabaikan!

Kenapa Deteksi Dini Itu Penting?

Fakta bahwa hanya sekitar 4.000–4.500 dari total estimasi kasus yang berhasil terdeteksi menunjukkan tantangan besar.

Banyak kasus datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi sudah lanjut.

Padahal, peluang kesembuhan kanker anak bisa jauh lebih tinggi jika ditemukan sejak tahap awal.

Itulah mengapa edukasi gejala awal sangat krusial.

BACA JUGA:Jangan Menyerah! Penyintas Kanker Butuh Pendampingan Psikososial dalam Pengobatan

Kapan Orang Tua Harus Waspada?

Jika anak mengalami demam berkepanjangan tanpa sebab jelas, penurunan berat badan drastis, benjolan yang tak kunjung hilang, atau nyeri kepala berat terus-menerus, jangan tunda pemeriksaan.

Perubahan perilaku, mudah lelah, atau memar tanpa sebab juga patut diperhatikan.

Langkah cepat bisa menyelamatkan masa depan anak.

Kanker anak memang serius, tapi bukan tanpa harapan.

Dengan peningkatan kesadaran, akses layanan kesehatan, dan dukungan tenaga medis profesional, angka kesembuhan bisa terus meningkat.

Kuncinya ada pada deteksi dini dan respons cepat.

Kategori :