Setelah masuk ke halaman utama, tersedia beberapa opsi layanan. Pilih menu “Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling”.
3. Menentukan lokasi
Pengguna memilih provinsi tujuan melalui tombol dropdown. Setelah itu klik “Lihat Lokasi” untuk menampilkan daftar titik penukaran yang tersedia.
4. Memilih jadwal
Sistem akan menampilkan jam operasional yang bisa dipilih. Tentukan waktu kedatangan sesuai kebutuhan, lalu tekan tombol “Pilih” berwarna hijau untuk melanjutkan.
5. Mengisi data diri
Pemesan wajib mengisi NIK sesuai KTP, nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email. Pastikan data aktif dan benar. Bukti pemesanan akan dikirim melalui kontak tersebut. Setelah selesai, klik “Lanjutkan”.
BACA JUGA:Bahar bin Smith Tak Ditahan Meski Berstatus Tersangka Penganiayaan, Ini Alasan Polisi
6. Mengisi nominal dan pecahan
Pengguna diminta menentukan jumlah uang dan pecahan yang diinginkan. Pilihan pecahan meliputi Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, dan seterusnya. Masukkan jumlah lembar sesuai kebutuhan. Isi kode captcha yang muncul, kemudian klik “Pesan”.
7. Menerima bukti pemesanan
Setelah transaksi selesai, sistem menampilkan ringkasan yang memuat kode pemesanan, nama dan NIK, lokasi serta jadwal penukaran, dan rincian pecahan yang dipesan. Dokumen ini wajib dibawa saat penukaran.
8. Mengunduh bukti
Klik tombol “Download Bukti Pemesanan” di bagian bawah halaman. Bukti dapat disimpan dalam bentuk digital atau dicetak. Dokumen tersebut harus ditunjukkan saat datang ke Kas Keliling.
9. Datang sesuai jadwal
Pada hari yang telah dipilih, masyarakat mendatangi lokasi penukaran. Bawa bukti pemesanan, uang rupiah yang akan ditukarkan, serta identitas diri berupa KTP.