Selama Ini Banyak yang Keliru, Ini Alasan Mengapa Imlek dan Cap Go Meh Tidak Bisa Disebut Perayaan yang Sama!

Selasa 10-02-2026,07:00 WIB
Reporter : Aan Umilah
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Perayaan Imlek dan Cap Go Meh sering kali disebut dan dibahas bersamaan oleh masyarakat luas menjelang awal tahun baru Tionghoa.

Namun, meskipun dirayakan dalam satu periode yang hampir berurutan, kedua tradisi budaya ini sejatinya memiliki makna, waktu, dan tradisi yang sangat berbeda.

Untuk itulah penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara Imlek dan Cap Go Meh agar tidak salah kaprah ketika merayakannya.

BACA JUGA:Menkomdigi Ingatkan Bahaya Kerja Sama Media dengan Perusahaan AI

Imlek atau Tahun Baru Cina adalah perayaan penting yang menandai awal tahun baru dalam kalender lunar Tionghoa, biasanya jatuh antara akhir bulan Januari hingga pertengahan Februari dalam kalender Masehi.

Perayaan ini menjadi momen awal untuk mengucapkan selamat tinggal pada tahun lama dan menyambut awal yang baru dengan harapan akan keberuntungan, kesehatan, serta rezeki yang lebih baik.

Dalam tradisi Imlek, masyarakat Tionghoa melakukan beragam ritual seperti berkumpul bersama keluarga besar, membersihkan rumah dari energi buruk, hingga memberi angpao kepada anak-anak untuk simbol keberuntungan di tahun yang baru.

Imlek juga identik dengan dekorasi serba merah yang dipercaya membawa hoki serta kegiatan sembahyang kepada leluhur untuk memohon restu dan berkah bagi kehidupan keluarga. 

BACA JUGA:Menangis di Makam saat Ziarah Kubur, Ini Batasan Menurut Sunnah

Sementara itu, Cap Go Meh adalah perayaan yang jatuh pada hari ke-15 setelah Imlek serta menjadi penutup dari seluruh rangkaian perayaan Tahun Baru Tionghoa, yang secara harfiah berarti “malam kelima belas” dalam dialek Hokkien.

Tradisi Cap Go Meh biasanya dipenuhi dengan suasana publik yang lebih meriah serta atraksi budaya seperti pawai lampion, pertunjukan barongsai, serta berbagai festival seni tradisional yang digelar terbuka untuk umum.

Walaupun Cap Go Meh berada dalam satu rangkaian dengan perayaan Imlek, maknanya lebih menonjolkan puncak kebersamaan serta rasa syukur atas keselamatan dan keberkahan yang diterima sejak awal perayaan Tahun Baru Tionghoa.

Kegiatan di Cap Go Meh cenderung mengajak masyarakat untuk merayakan dalam skala lebih luas dan sering kali melibatkan acara komunitas serta festival budaya lokal. 

BACA JUGA:Keluarga Tika Mega Lestari Murka, Sikap Pesulap Merah Dipertanyakan hingga Pemakaman

Perbedaan waktu menjadi salah satu hal paling mendasar antara Imlek dan Cap Go Meh, di mana Imlek dirayakan pada hari pertama bulan pertama kalender lunar.

Kategori :