Metodologi Survei
Indikator Politik Indonesia menjelaskan bahwa survei ini dilakukan pada periode 15 hingga 21 Januari 2026. Pengumpulan data melibatkan 1.220 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
Responden yang dipilih adalah warga yang telah memiliki hak pilih dalam pemilu atau mereka yang sudah berusia minimal 17 tahun. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random untuk menjamin keterwakilan populasi.
Survei ini memiliki tingkat toleransi kesalahan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Seluruh responden diwawancarai secara tatap muka oleh petugas survei yang telah dilatih.
BACA JUGA:Prabowo Tegaskan Tak Ada Bangsa Bisa Maju Jika Pemimpinnya Tak Rukun
Dengan metode tersebut, hasil sigi ini dinilai cukup menggambarkan pandangan publik terkini terhadap lembaga-lembaga negara. Temuan bahwa DPR berada di posisi terbawah menjadi catatan penting bagi para wakil rakyat untuk memperbaiki kinerja dan komunikasi dengan masyarakat.
Sementara tingginya kepercayaan terhadap TNI dan Presiden Prabowo menunjukkan bahwa publik masih menaruh harapan besar pada institusi yang dianggap mampu menjaga stabilitas dan arah pemerintahan.
Hasil survei ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik bukan sesuatu yang permanen. Angka-angka itu bisa naik atau turun tergantung pada kebijakan dan kinerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.