"Jauh sih, Bang. Kalau dulu tuh sehari bisa... kayak kita dulu pagi nih keluar sampai sore itu megang Rp200.000 masih bisa. Kalau sekarang mentok-mentok di Rp100.000 sih. Sebulan di ojol aja rata-rata paling ya Rp2 juta lah," ujarnya.
Kondisi tersebut membuat para pengemudi merasa berada dalam posisi serba sulit. Di satu sisi, mereka bergantung pada aplikasi untuk mendapatkan order. Di sisi lain, kebijakan yang terus berubah justru memangkas pendapatan yang mereka harapkan dari pekerjaan ini.