Namun, penjelasan berbeda disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia memastikan pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Presiden di Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Jumat 30 Januari 2026.
Prasetyo menyebut para tamu yang hadir berasal dari berbagai latar belakang. Di antaranya peneliti senior BRIN Siti Zuhro serta mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Susno Duadji.
Menurut Prasetyo, mereka bukan representasi oposisi politik. Ia menegaskan Presiden membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat untuk menyerap pandangan dan masukan.
BACA JUGA:Pengakuan Mantan PPK dalam Sidang Korupsi Chromebook, Terima Uang Rp225 Juta dan Motor Kawasaki
"Tidak, tidak ada yang oposisi. Itu kan tokoh-tokoh masyarakat juga yang Bapak Presiden terbuka untuk berdialog, menerima masukan," ujar Prasetyo.