Pelaku usaha juga harus memiliki NIB, IUMK, atau surat keterangan usaha. NPWP diwajibkan untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta.
Cara mengajukan KUR BRI 2026
Pengajuan KUR dapat dilakukan secara langsung maupun digital. Untuk jalur kantor cabang, pemohon datang ke unit atau cabang BRI terdekat dengan membawa seluruh dokumen persyaratan. Selanjutnya pemohon mengikuti proses verifikasi dan survei usaha, lalu menunggu keputusan persetujuan.
Pengajuan digital dapat dilakukan melalui situs kur.bri.co.id atau aplikasi BRImo. Pemohon memilih menu ajukan pinjaman, lalu masuk atau mendaftar akun. Data diri dan data usaha diisi sesuai ketentuan. Dokumen pendukung seperti KTP, NIB atau SKU, pas foto, dan foto usaha diunggah.
Pemohon kemudian menentukan nominal pinjaman dan tenor, mengecek simulasi angsuran, lalu mengirim pengajuan. Tahap berikutnya adalah survei usaha dan kedatangan ke kantor BRI untuk proses lanjutan serta penandatanganan dokumen.
Setelah pengajuan masuk, petugas BRI akan memverifikasi data dan menilai kelayakan usaha. Jika disetujui, dana KUR akan dicairkan ke rekening pemohon.
Dengan memahami simulasi cicilan KUR BRI 2026, khususnya untuk pinjaman Rp50 juta dan plafon lainnya, pelaku UMKM dapat memilih skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan usaha.