“Ada juga anak-anak yang diserang buaya cukup besar, dengan lebar punggung sekitar 60 sentimeter,” ujarnya.
Habir menambahkan, sepanjang tahun lalu kejadian serupa terus berulang meski tidak seluruhnya tercatat secara resmi. Warga menilai situasi ini sudah masuk kategori mengancam keselamatan.
BACA JUGA:Misteri Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya
“Tahun lalu juga sering terjadi serangan buaya. Tapi jumlahnya kami tidak hitung. Yang jelas ini sudah menjadi ancaman keselamatan masyarakat,” katanya.
Ia menyebutkan, dalam waktu dekat akan digelar rapat bersama pemerintah desa, kecamatan, aparat keamanan, serta anggota DPRD untuk membahas langkah penanganan.
Warga berharap ada solusi yang bisa memberikan rasa aman tanpa menimbulkan persoalan hukum baru.
“Ini sudah lama menjadi keresahan. Besok akan ada rapat pihak desa, kecamatan, melibatkan aparat keamanan dan anggota DPRD membahas ancaman buaya di wilayah kami. Semoga ada solusi terbaik yang dihasilkan,” ujarnya.