Aksi Sadis Begal di Bandung, Tak Terima Hanya Diberi Rp10 Ribu oleh Korban

Jumat 30-01-2026,13:57 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Polisi membekuk dua pelaku begal yang beraksi brutal di Kota Bandung. Aksi mereka berakhir dengan korban mengalami luka serius akibat senjata tajam.

Dua tersangka berinisial JS berusia 25 tahun dan BS berusia 22 tahun. Salah satunya merupakan residivis. Keduanya ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung setelah serangkaian penyelidikan.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam, 14 November 2025. Waktu kejadian sekitar pukul 23.00 WIB. Lokasinya di Jalan Supratman, Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler. Korban berinisial RN, seorang kontraktor, diserang saat hendak pulang ke rumah.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan korban saat itu dipepet oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor. Setelah mendekat, pelaku langsung meminta uang.

"Ketika dia mau sampai tempat tinggalnya, dia dipepet dua orang pelaku dengan menggunakan sepeda motor, kemudian setelah dipepet dimintai uang," ujar Anton saat konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Kamis 29 Januari 2026.

BACA JUGA:Kisah di Balik Lahirnya Iklan Pop-up dan Penyesalan Penciptanya

Korban sempat memberikan uang Rp10.000. Namun hal itu tidak membuat pelaku puas. Dalam kondisi dipengaruhi minuman keras, pelaku menggeledah tas korban. Telepon genggam dan dompet pun dirampas.

Korban berusaha mempertahankan barang miliknya. Perlawanan itu justru berujung kekerasan.

"Karena korban mempertahankan barangnya, para pelaku melakukan pembacokan sehingga korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya, di kaki, dan di tangan juga," kata Anton.

Usai melukai korban, pelaku melarikan diri. Korban dibiarkan tergeletak dalam kondisi bersimbah darah. Warga kemudian melapor ke polisi. Korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

"Kondisi korban saat ini sudah sembuh. Kami cek korban luka parah karena luka bacok di sekujur tubuhnya menggunakan senjata tajam," ujar Anton.

BACA JUGA:Awalnya Hanya Sariawan, Penyakit Istri Pesulap Merah Berujung Kematian

Hasil penyelidikan mengungkap salah satu pelaku merupakan residivis kasus serupa. JS tercatat pernah terlibat sedikitnya dalam lima perkara. Sementara BS terlibat dalam dua kasus kejahatan.

"Begal juga, modusnya sama, jadi dia merampas barang kemudian melakukan penganiayaan. Aksinya secara acak," ujar Anton.

Polisi juga menemukan bahwa kedua pelaku pernah mencuri sepeda motor di kawasan Kiara Artha Park. Hasil kejahatan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kategori :