“Saya mendukung penuh gotong royong warga. Saya juga ikut menyumbang semen,” kata Syamsul.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah desa belum mampu memperbaiki seluruh ruas jalan karena keterbatasan anggaran. Apalagi seluruh jalan di wilayah tersebut berstatus jalan desa.
BACA JUGA:Digugat Cerai Boiyen setelah 2 Bulan Menikah, Ucapan Rully Anggi soal Menikah Kembali Disorot Publik
“Di sini tidak ada jalan kabupaten. Semua tanggung jawab desa. Sementara anggaran sedang terbatas karena ada pemangkasan,” ujarnya.
Meski demikian, Syamsul berharap semangat gotong royong warga tetap terjaga sambil menunggu adanya alokasi anggaran untuk perbaikan jalan secara menyeluruh.