Bagi orang yang kerap mengalami sembelit, konsumsi durian dalam porsi tepat dapat menjadi alternatif alami untuk membantu mengatasi keluhan tersebut.
Serat dalam durian juga berfungsi sebagai prebiotik, yaitu nutrisi bagi bakteri baik di usus yang berperan menjaga keseimbangan mikrobiota pencernaan.
BACA JUGA:Terlalu Banyak Makan Durian Bikin Langsung Darah Tinggi? Cek Faktanya
3. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin C yang terkandung dalam durian berkontribusi dalam memperkuat daya tahan tubuh. Nutrisi ini membantu merangsang produksi sel darah putih.
Sel darah putih berperan penting dalam melawan infeksi yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Dengan sistem imun yang baik, tubuh menjadi lebih tahan terhadap penyakit.
Antioksidan dalam durian juga membantu melindungi sel sehat dari stres oksidatif yang bisa memicu penuaan dini dan berbagai penyakit kronis.
BACA JUGA:Yenny Wahid Sebut Ganjar Pranowo Usung Nilai Gusdurian
4. Membantu Mengontrol Tekanan Darah
Durian mengandung kalium, mineral penting yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Kalium diketahui membantu menurunkan tekanan darah.
Mineral ini bekerja dengan mengurangi efek natrium berlebih di dalam tubuh serta membantu melemaskan pembuluh darah.
Dengan aliran darah yang lebih lancar, risiko tekanan darah tinggi dapat ditekan, terutama bila diimbangi dengan pola makan dan gaya hidup sehat.
Konsumsi Tetap Perlu Dibatasi
Meski kaya manfaat, durian tetap perlu dikonsumsi dengan bijak. Kandungan kalori dan gulanya yang cukup tinggi dapat berdampak negatif jika dikonsumsi berlebihan.
Porsi yang tepat akan membantu tubuh mendapatkan manfaat maksimal tanpa membebani sistem metabolisme. Dengan demikian, durian tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat.