Drama Final Piala Afrika 2025: Permintaan Maaf Brahim Diaz Usai Gagal Eksekusi Penalti

Kamis 22-01-2026,09:00 WIB
Reporter : M. Rafa Nugraha
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID --- Timnas Maroko harus mengubur mimpi juara setelah kalah dramatis dari Senegal di final Piala Afrika 2025. 

Kekalahan tipis 0-1 ini menyisakan luka mendalam bagi skuad Singa Atlas pada Senin dini hari. 

Sorotan utama tertuju pada sosok Brahim Diaz yang gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. 

Momen tersebut menjadi titik balik yang sangat memukul mental sang pemain bintang.

BACA JUGA:John Herdman Mulai Ambil Alih, Skuad Garuda Siap Rombak Habis-Habisan?

Laga puncak ini diwarnai insiden protes keras hingga pemain Senegal sempat meninggalkan lapangan. 

Drama bermula dari keputusan VAR yang memberikan hadiah penalti kepada Maroko di masa injury time. 

Sayangnya, teknik panenka yang dilepaskan Diaz mampu dibaca dengan baik oleh kiper lawan. 

Kegagalan itu harus dibayar mahal karena Papa Gueye justru mencetak gol kemenangan untuk Senegal.

BACA JUGA:Tampil Gahar di Barcelona, Man United Tetap Ogah Terima Kepulangan Rashford?

Banyak pihak menyayangkan keputusan berisiko Diaz mengambil teknik panenka di momen krusial. 

Rasa bersalah yang besar membuat pemain berusia 26 tahun ini segera menyampaikan permohonan maaf. 

Lewat akun Instagram pribadinya, ia menumpahkan segala penyesalan kepada seluruh pendukung. 

Ia menuliskan pesan emosional yang menggambarkan betapa hancur perasaannya saat ini.

BACA JUGA:Debut Arbeloa di Real Madrid Catat Sejarah Mengecewakan

Kategori :