JAKARTA, PostingNews.id - Wisatawan asal Arab Saudi dikenal sebagai salah satu turis dengan belanja tertinggi saat berkunjung ke Indonesia. Dalam sekali perjalanan, rata-rata pengeluaran mereka mencapai 1.945 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp33 juta per orang.
Angka itu disampaikan Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini. Ia mengatakan karakter turis Arab cenderung tidak mempermasalahkan besaran belanja selama berwisata. “Mereka enggak masalah (soal) spending, enggak masalah belanja karena mereka pada dasarnya suka luxury,” kata Made kepada wartawan, Rabu 26 November 2025 lalu. Menurut Made, besarnya pengeluaran tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan dengan wisatawan mancanegara lain. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan hanya sedikit negara dengan rata-rata belanja turis yang setara. Dalam laporan BPS mengenai pengeluaran wisman per kunjungan berdasarkan negara tempat tinggal tahun 2024, belanja turis Arab berada di level yang sebanding dengan wisatawan asal Eropa. Beberapa di antaranya berasal dari Rusia, Jerman, Prancis, Britania Raya, dan Italia dengan rata-rata pengeluaran sekitar 2.000 dolar AS selama berada di Indonesia. BACA JUGA:Nah Lho! Niat Cuci Nama Berujung Bumerang, DM Roby Tremonti Nego Harga ke Buzzer Bocor Sebaliknya, wisatawan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura mengeluarkan dana yang lebih rendah. Rata-rata pengeluaran mereka tercatat di bawah 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 16 juta dalam sekali kunjungan. Besarnya belanja turis Arab memunculkan pertanyaan mengenai pos pengeluaran mereka selama berada di Tanah Air. Made menjelaskan, dana sekitar Rp33 juta itu biasanya dihabiskan dalam waktu kurang lebih dua pekan. Akomodasi dan kuliner menjadi dua pos terbesar dalam daftar belanja wisatawan asal Timur Tengah tersebut. Pola serupa disampaikan Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Jawa Barat, Daniel G Nugraha. Ia menyebut turis Arab tidak sembarang memilih tempat menginap. Saat berlibur bersama keluarga, mereka umumnya memilih hotel bintang empat atau lima. Perjalanan biasanya diawali dari Jakarta, lalu berlanjut ke kawasan Puncak selama beberapa hari sebelum menuju Bandung dan sekitarnya. BACA JUGA:Waduh! Sampai Jadi Tren, Banyak Istri di Semarang Ajukan Cerai ke Pengadilan “Setelah dari Jakarta, terus ke Puncak selama lima hari, biasanya mereka masih ada (berlanjut) tiga hari di sekitar Bandung. Check-in di hotel-hotel bintang empat atau bintang lima di sekitar Kota Bandung, bahkan di apartemen,” kata Daniel. “Dan tidak jarang mereka juga mengambil vila atau resor di sekitar Ciater karena ada pemandian air panas,” sambung dia. Preferensi serupa juga disampaikan Director of Sales & Marketing Grand Aston Puncak Hotel & Resort, Natalia Waani. Ia mengatakan turis Arab rata-rata menginap dua malam dan memiliki permintaan khusus terkait kamar. “Mereka itu biasanya minta kamar hotel yang mountain view. Kebanyakan begitu,” kata Natalia saat dihubungi, Kamis 27 November 2025 lalu. Selain penginapan dan makanan, pengeluaran lain mencakup transportasi lokal, sewa kendaraan, belanja, hiburan, layanan kesehatan, hingga paket wisata. Saat berkunjung ke Nusa Tenggara Barat, terutama Lombok, wisata mewah menjadi daya tarik utama bagi turis Arab. BACA JUGA:Cek Ketentuan Pesan Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026, Kapan Bisa Dipesan? Sementara itu, ketika berada atau sekadar transit di Jakarta, agenda belanja hampir selalu masuk dalam rencana perjalanan. Daniel menyebut banyak turis Arab sengaja memilih hotel yang terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan. “Jadi area Thamrin City, Grand Indonesia, dengan hotel-hotelnya yang ada di situ semua., termasuk Grand Hyatt, Kempinski, dan Ascott,” tutur Daniel. Kedekatan dengan pusat belanja membuat wisata belanja menjadi agenda penting. Mal kelas atas yang menawarkan merek ternama menjadi tujuan favorit. “Walaupun mungkin di negaranya sudah banyak barang-barang branded, mal-mal besar, tapi tetap saja kalau datang ke Jakarta mereka rindu dengan mal,” pungkas Daniel.Wow! Turis Arab Habiskan Rp33 Juta Sekali Liburan ke Indonesia
Jumat 16-01-2026,23:00 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya
Tags : #wisatawan
#turis arab
#ni made ayu marthini
#indonesia
#hotel
#daniel g nugraha
#bps
#belanja
#arab saudi
Kategori :
Terkait
Senin 23-02-2026,21:55 WIB
Menlu Soroti Dunia Kian Rapuh, Ancaman Nuklir Kembali Menguat
Senin 23-02-2026,20:40 WIB
99 Persen Produk Asal AS Masuk Tanpa Tarif, Bagaimana Nasib UMKM?
Senin 23-02-2026,20:15 WIB
Cinta Laura Ingatkan Bahaya Mentalitas Superior Lulusan Luar Negeri
Minggu 22-02-2026,13:13 WIB
Data Konsumen Indonesia Bakal Ditransfer ke AS, Ini Isi Kesepakatan Tarif Resiprokal
Rabu 04-02-2026,14:00 WIB
Waduh! Ronaldo 'Ngambek' Tuding PIF Pilih Kasih, Bursa Transfer Liga Arab Saudi Mendadak Lumpuh Total
Terpopuler
Kamis 26-02-2026,21:05 WIB
Bantuan Hari Raya Pengemudi Ojol Segera Hadir, Pemerintah Susun Aturan Final
Kamis 26-02-2026,21:24 WIB
Bupati Nias Sujud di Forum Nasional: “Kami Sudah Capek Miskin”
Jumat 27-02-2026,05:00 WIB
Resmi Meluncur! Honda Revo 2026 Berubah Drastis, Desain Barunya Bikin Motor Bebek Naik Kelas!
Kamis 26-02-2026,20:55 WIB
Di Hadapan Seluruh Karyawan, Bill Gates Akhirnya Akui Perselingkuhan dengan 2 Wanita Rusia di Masa Lalu
Kamis 26-02-2026,16:24 WIB
Soal Gugatan Cerai Wardatina, Insanul Fahmi Percaya Perasaan Bisa Berbalik
Terkini
Jumat 27-02-2026,13:00 WIB
Merasa Dihalangi Bertemu Anak, Insanul Fahmi Siap Laporkan Wardatina Mawa ke Komnas Anak!
Jumat 27-02-2026,12:16 WIB
Zulhas Minta Fraksi PAN Satu Suara, Isu Pilpres 2029 Ikut Membayangi
Jumat 27-02-2026,12:00 WIB