Bukan Teror Seperti Isu Beredar, Roby Tremonti Jelaskan Maksud Pesan ke Edo Borne dan Minta Publik Tak Salah Paham!

Minggu 18-01-2026,07:00 WIB
Reporter : Aan Umilah
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID --- Roby Tremonti belakangan kembali jadi sorotan setelah muncul kabar bahwa ia dituding mengancam presenter Hesti Purwadinata dan suaminya, Edo Borne.

Isu ini mulai merebak setelah Hesti sempat memberikan dukungan terbuka kepada aktris Aurelie Moeremans di media sosial terkait memoar berjudul Broken Strings yang mengisahkan pengalaman pahitnya.

Berita dugaan ancaman terhadap Hesti yang tersebar di sosial media membuat Roby merasa perlu segera memberikan klarifikasi panjang lebar kepada awak media agar tidak ada salah paham yang berkembang. 

BACA JUGA:Buku Aurelie Moeremans Disorot DPR, Segera Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum

Dalam pernyataannya yang disampaikan di kawasan Cibinong, Jakarta Selatan, aktor berusia puluhan tahun itu secara tegas membantah bahwa dirinya telah mengirimkan ancaman kasar kepada Hesti Purwadinata maupun suaminya, Edo Borne.

Roby mengakui bahwa ia memang pernah menghubungi Edo Borne melalui Direct Message Instagram dan WhatsApp, namun apa yang ia sampaikan sama sekali tidak berisi intimidasi atau kata-kata mengancam sesuai tudingan yang beredar di media sosial.

Aktor tersebut menjelaskan bahwa awalnya ia merasa perlu menanyakan langsung kepada Edo soal unggahan Hesti yang dinilai telah memvalidasi narasi dalam buku Broken Strings, sehingga membuat namanya terseret opini publik secara tidak menyenangkan.

Roby mengatakan bahwa ia mengirim pesan karena hubungan pertemanan yang selama ini terjalin baik, bukan untuk mengintimidasi, apalagi membentak atau melontarkan ancaman yang kasar.

BACA JUGA:Cek Segera! 7 Link Daftar Mudik Gratis 2026 Resmi Dibuka

Roby kemudian membeberkan isi pesan yang ia kirimkan kepada Edo Borne, mulai dari sapaan ramah hingga permintaan klarifikasi soal dukungan Hesti terhadap memoar yang tengah viral tersebut.

Dalam salah satu pesan, Roby menuliskan kata-kata santai seperti menanyakan kabar dan kejelasan tentang unggahan Hesti yang disebut ikut menyebarkan tautan buku Aurelie Moeremans.

Ia juga membacakan pesan lain yang sempat dikirim, yang menyatakan bahwa apabila tidak ada respons dalam kurun waktu 1×24 jam, barulah ia mempertimbangkan langkah jalur hukum apabila diperlukan.

Menurut Roby, apa yang ia sampaikan adalah bentuk kekecewaan sekaligus upaya komunikasi kepada Edo, bukan ancaman, karena ia hanya ingin tahu fakta sebenarnya, bukan ingin menakut-nakuti.

BACA JUGA:Makin Panas! Ayah Farel Prayoga Adukan Manajer sang Anak ke Polisi

Roby pun mengatakan bahwa wajar baginya merasa sakit hati atas reaksi yang ditunjukkan Hesti dalam unggahannya, karena menurutnya Hesti yang pernah bekerja bersama dan mengenalnya justru ikut memojokkannya di publik.

Menurut Roby, pernyataan Hesti yang menuliskan harapan agar “pelaku” tidak lagi diberi panggung di dunia hiburan otomatis berdampak pada citra dan kesempatan kerjanya di industri yang selama ini menjadi mata pencahariannya.

Kategori :