Timothy Ronald Hadapi Tuduhan Penipuan

Kamis 08-01-2026,21:54 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

Peserta mengaku tidak dibekali kemampuan analisis risiko. Pengambilan keputusan investasi juga tidak diasah. Proses belajar dianggap minim praktik.

Kritik yang lebih keras menyebut kelas tersebut sarat glorifikasi. Fokus pembelajaran dinilai bergeser. Sosok Timothy lebih ditonjolkan ketimbang substansi materi.

Akademi Crypto menjadi bahan perdebatan publik. Kasus ini membuka diskusi lebih luas. Bisnis edukasi investasi berbasis figur publik dinilai rawan bias.

Janji kebebasan finansial dan kemewahan dianggap berisiko menyesatkan. Terutama bagi masyarakat dengan literasi kripto yang terbatas. Diskursus ini terus bergulir di ruang digital.

Kategori :