BACA JUGA:PDIP Pasang Badan Tolak Pilkada Lewat DPRD, Pilkada Langsung Masih Harga Mati
Sjafrie menambahkan, pemilihan jalur laut didasari pertimbangan efisiensi. Kapal pengangkut alat berat bisa langsung masuk ke muara sungai tanpa harus melewati jalur darat yang lebih rumit dan memakan waktu.
“Jadi dari laut kita sudah lakukan pendalaman sampai ke sungai, sehingga kapal tidak perlu lagi taruh itu alat berat digendong pakai jalur darat, tapi dia langsung ke titik terdekat. Ini usul kami, Bapak Presiden,” kata Sjafrie.
Dari rapat itu, terlihat arah kebijakan penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada pemulihan, tetapi juga pada pemanfaatan. Lumpur yang semula dianggap sisa masalah kini dibaca sebagai peluang, sementara normalisasi sungai didorong menjadi proyek besar yang menggabungkan kepentingan lingkungan, logistik, dan ekonomi daerah.