Sikap dingin terhadap bantuan asing ini dinilai nggak relevan. Korban banjir di pelosok Sumatera nggak ngerti soal diplomasi politik bebas aktif. Yang mereka mengerti cuma satu: Kapan bantuan datang?
Tragedi ini harusnya jadi momen kita buang ego sektoral. Kalau memang butuh bantuan, bilang butuh. Kalau ada tangan yang mau menolong, sambut dengan hangat. Jangan sampai sejarah mencatat kita sebagai bangsa yang "jual mahal" di atas penderitaan rakyatnya sendiri.
Gimana menurutmu, Sobat? Setuju pemerintah harus mandiri, atau mending terima aja bantuan Arab biar penanganan lebih cepat?