Akibatnya, motor terasa loyo, tenaga tidak keluar maksimal, dan akselerasi melambat.
BACA JUGA:Akhirnya! 5 Kandidat Pelatih Timnas Muncul? Erick Thohir Beri Komentar Ini..
4. Mesin terasa cepat panas
Salah satu fungsi oli adalah menjaga suhu mesin tetap stabil.
Oli yang sudah tidak layak membuat mesin lebih cepat overheat meski hanya dipakai jarak dekat.
Jika suhu terlalu sering naik, bagian dalam mesin bisa rusak permanen.
BACA JUGA:Kursi Pelatih Timnas Masih Kosong, Van Bronckhorst Jadi Kandidat Panas?
5. Muncul bau gosong atau aroma tidak wajar
Bau terbakar dari area mesin bisa menjadi sinyal oli sudah menurun kualitasnya.
Ini biasanya terjadi ketika pelumas tidak lagi mampu menahan panas dan gesekan, sehingga komponen mulai bekerja di luar batas ideal.
6. Jarak tempuh sudah melewati batas rekomendasi
BACA JUGA:Ketagihan Scroll Video Pendek Medsos Bisa Rusak Fungsi Otak? Cek di Sini Faktanya..
Rata-rata motor idealnya ganti oli setiap 2.000–3.000 km atau setiap 1–2 bulan pemakaian rutin, tergantung jenis oli dan intensitas penggunaan.
Jika jarak tempuh sudah melewati batas, jangan tunggu gejala muncul, dan langsung ganti oli untuk mencegah kerusakan yang mahal.