Saat menggunakan aplikasi, pastikan Anda mengunduh dari toko aplikasi resmi, membaca izin akses yang diminta, dan tidak membagikan kredensial akun kepada pihak lain yang tidak tepercaya.
Hindari pula aplikasi pihak ketiga yang mengaku dapat memeriksa NIK secara instan tanpa proses verifikasi dokumen karena hal tersebut berisiko membuka celah penyalahgunaan data pribadi.
Selalu utamakan kanal resmi OJK dan pemerintah ketika melakukan pengecekan identitas terkait masalah finansial agar data Anda tetap terlindungi.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat entri pinjaman yang tidak Anda kenali atau NIK Anda digunakan tanpa izin, segera lakukan laporan resmi ke OJK untuk permintaan klarifikasi dan pemblokiran bila perlu.
Selain melapor ke OJK, korban penyalahgunaan identitas juga dianjurkan untuk membuat laporan polisi resmi sehingga penyelidikan atas tindakan pemalsuan atau penipuan dapat segera berjalan.
Simpan bukti-bukti digital seperti tangkapan layar, notifikasi penagihan, atau bukti pendaftaran di platform pinjol yang mencurigakan untuk memperkuat laporan yang diajukan ke otoritas terkait.
Langkah pelaporan yang cepat dan terkoordinasi antara OJK, Dukcapil, dan kepolisian meningkatkan kemungkinan penyelesaian kasus serta meminimalkan kerugian lebih lanjut bagi korban.
BACA JUGA:Gus Yahya Klaim De Jure–De Facto Masih Ketum, Publik Disuruh Percaya yang Mana?
Selain langkah verifikasi dan pelaporan, ada beberapa tindakan pencegahan yang penting dilakukan agar NIK Anda tidak mudah disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Pertama, jangan sembarang memberikan nomor NIK atau memindai KTP pada situs atau aplikasi yang tidak jelas legalitas dan reputasinya, meskipun ditawarkan kemudahan proses.
Kedua, periksa dan batasi izin aplikasi di ponsel Anda karena beberapa aplikasi mampu mengakses kontak, galeri, atau informasi lain yang dapat dimanfaatkan untuk pencurian data.
Ketiga, aktifkan notifikasi keamanan pada layanan perbankan dan layanan penting sehingga setiap aktivitas mencurigakan dapat cepat Anda ketahui dan tindaklanjuti.
BACA JUGA:Cuma Pakai Rempah dan Buah, Begini Cara Tradisional Alami Membantu Mengurangi Asam Urat!
Warga juga bisa mendatangi kantor Dinas Dukcapil setempat untuk verifikasi data kependudukan atau mengajukan permintaan klarifikasi ke kantor OJK wilayah.
Datangi layanan publik resmi dengan membawa dokumen identitas asli dan bukti-bukti digital agar petugas dapat membantu verifikasi dan melakukan tindakan administratif sesuai prosedur.