JAKARTA, PostingNews.id - Pernahkah kamu merasa bahwa minuman diet rasanya tidak enak dan meminumnya sangat menyiksa? Jangan khawatir. Terdapat banyak minuman diet alami lainnya yang ampuh menurunkan berat badan tanpa tersiksa, loh.
Selain lezat, minuman ini juga mudah dibuat di rumah dan kamu dapat mengonsumsinya kapan saja. Penasaran? simak penjelasannya berikut ini. Jika berbicara soal minuman diet alami terbaik, maka air putih adalah jawabannya. Air putih tidak mengandung kalori dan dapat membuatmu tetap terhidrasi. Namun, terkadang air putih cukup membosankan untuk diminum ya? Kamu dapat menurunkan berat badan dengan minuman diet alami lainnya. Kunci utama minuman diet adalah hindari minuman manis berkalori tinggi seperti soda dan jus buah. Meskipun tidak ada minuman penurun berat badan yang ajaib, minuman tertentu dapat membuat kamu kenyang lebih lama, sehingga mencegahmu untuk mengonsumsi kalori berlebih sepanjang hari. Simak rekomendasi miniman diet berikut ini. Melansir dari Bussiness Insider, berikut 10 minuman diet alami yang ampuh menurunkan berat badan tanpa tersiksa dan mudah dibuat di rumah. 1. Air putih Air putih adalah salah satu pilihan terbaik untuk menurunkan berat badan. Ahli Nutrisi Bersertifikat dari Option Care Health, Kristin Gillespie RD, menjelaskan manfaat air putih sebagai minuman diet. Tidak hanya bebas kalori, air putih juga membuatmu kenyang sehingga tidak makan berlebihan. Faktanya, penelitian tahun 2019 menemukan bahwa peningkatan asupan air dikaitkan dengan rata-rata penurunan berat badan sebesar 5,15%. Jadi, misalnya, jika berat badanmu 68 kg, kamu dapat kehilangan sekitar 3 kg karena mengonsumsi air putih. Ahli nutrisi menyarankan untuk minum air putih setidaknya setengah berat badan (dalam ons) setiap hari. Jadi, jika berat badan Bunda 68 kg, Bunda harus minum putih setidaknya 75 ons atau sekitar 2,2 liter air putih setiap hari. 2. Teh hijau Teh hijau adalah sumber antioksidan yang bagus bagi tubuh. Minuman ini mengandung katekin dan kafein, dua senyawa yang dapat meningkatkan metabolisme. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan kafein pada teh hijau mampu membakar lemak dan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar saat istirahat. Sebuah penelitian pada tahun 2005 terhadap subjek yang kelebihan berat badan dan obesitas menemukan bahwa mengonsumsi campuran teh hijau dengan 150 miligram kafein selama tiga bulan dikaitkan dengan lebih banyak penurunan berat badan dan penurunan lemak, serta penurunan lingkar pinggang yang lebih signifikan. 3. Teh hitam Seperti teh hijau,teh hitam kaya akan antioksidan, khususnya polifenol. Kandungan ini dapat mengurangi risiko obesitas. Penelitian tahun 2018 menemukan bahwa polifenol dalam teh mengurangi seberapa banyak tubuh menyerap lemak dan gula, sehingga mengurangi asupan kalori dan mendorong penurunan berat badan. Selain itu, sebuah penelitian pada tahun 2014 menemukan bahwa minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan, dapat mengurangi risiko mengalami penambahan berat badan dan mengurangi lingkar pinggang sekitar 2 sentimeter. 4. Kefir Kefir adalah minuman susu fermentasi yang mengandung hingga 61 jenis probiotik yang menyehatkan usus. CEO Nutrition Rewired, Erin Kenney, menjelaskan bahwa probiotik dapat menurunkan berat badan. “Probiotik telah terbukti mengurangi berat badan dan lemak perut karena perannya dalam resistensi insulin , peradangan, dan penyimpanan lemak,” kata Kenney. Sebuah penelitian pada tahun 2016 menemukan bahwa wanita kelebihan berat badan dan obesitas yang menjalani diet kaya produk susu dan tidak membatasi kalori yang meminum dua porsi minuman kefir setiap hari selama delapan minggu mengalami penurunan berat badan, BMI, dan lingkar pinggang yang jauh lebih besar dibandingkan mereka yang tidak tidak mengkonsumsi kefir. 5. Protein shake Bubuk protein seperti protein whey, protein kedelai, protein putih telur, protein kasein, dan protein kacang polong telah terbukti membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena protein dalam protein shake membuat merasa kenyang lebih lama dan juga membuat kamu membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna tubuh. Hal ini menyebabkanmu membakar lebih banyak kalori. Penelitian tahun 2014 menemukan bahwa mencerna protein dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh saat istirahat sebesar 15% hingga 30%, sedangkan karbohidrat dan lemak hanya menyebabkan peningkatan 3% hingga 10%. Hal ini dapat membantu menjelaskan mengapa diet tinggi protein membakar lebih banyak kalori beberapa jam setelah makan dibandingkan dengan diet lainnya. Ahli nutrisi merekomendasikan untuk mengonsumsi 20 gram protein per shake setiap harinya. Itulah 5 minuman diet alami untuk menurunkan berat badan tanpa tersiksa. Sangat mudah dibuat dan rasanya enak, bukan?5 Minuman Diet Alami Turunkan Berat Badan, Gampang Dibuat Sendiri
Jumat 27-06-2025,13:45 WIB
Reporter : Arsitta
Editor : Andre Alkemangi
Kategori :
Terkait
Jumat 24-04-2026,13:00 WIB
Diet South Beach: Rahasia Bakar Lemak Tanpa Musuhan sama Karbohidrat!
Jumat 13-03-2026,19:00 WIB
Bukannya Turun, Berat Badan Malah Naik Saat Puasa? Ini Penyebabnya
Senin 02-03-2026,09:00 WIB
Tidur Lampu Nyala vs Lampu Mati: Bisa Pengaruhi Berat Badan Kamu, Cek Fakta Medisnya Sekarang!
Rabu 25-02-2026,08:00 WIB
Olahraga Saat Puasa: Bikin Lemas atau Bakar Lemak 2x Lipat?
Senin 23-02-2026,14:00 WIB
Disuruh Turunkan Berat Badan, Reaksi Elegan Tzuyu TWICE Justru Dipuji karena Dinilai Dewasa dan Berkelas!
Terpopuler
Rabu 29-04-2026,13:00 WIB
HMD Vibe 2 5G Semakin Dekat: Kamera Ajib dengan Low Budget? Intip di Sini Bocorannya!
Rabu 29-04-2026,18:06 WIB
Xiaomi 18 Pro Max: Bawakan Spesifikasi Monster, Siap Rajai Pasar Gadget di 2026
Rabu 29-04-2026,15:57 WIB
Huawei WiFi Mesh X3 Pro Segera Hadir: Router Estetik dengan Teknologi Wi-Fi 7, Intip Harganya Disini!
Rabu 29-04-2026,19:00 WIB
Tecno Pop X 5G Rilis: Spek Dewa Harga Pelajar! Intip Harganya Disini...
Rabu 29-04-2026,18:04 WIB
Srikandi Indonesia Laju ke Perempat Final Piala Uber 2026, Usai Kalahkan Taiwan di Laga Dramatis Group C
Terkini
Kamis 30-04-2026,11:29 WIB
Mengapa Scrolling Lima Menit Bisa Menghancurkan Mood Kamu Seharian? Begini Penjelasannya
Kamis 30-04-2026,11:24 WIB
Penyakit Parkinson, Penyakit Saraf yang Perlu Diwaspadai: Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Kamis 30-04-2026,11:23 WIB
Jangan Anggap Remeh Gigi Ngilu, Bahaya Tersembunyi Ini Bisa Bikin Kamu Ompong!
Kamis 30-04-2026,11:00 WIB