Pengamat: Sikap Yenny Wahid Saat Bertemu Prabowo dan Ganjar Berbeda

Kamis 07-09-2023,19:42 WIB
Reporter : Maulana Ali Firdaus
Editor : Deden Rinaldi

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pengamat politik M Riza Widiyarsa menilai pertemuan antara Prabowo Subianto dan keluarga Presiden RI ke-4, Abdurahman Wahid (Gus Dur), adalah respons alami usai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hengkang dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).
 
Riza menilai manuver tersebut muncul karena Gerindra khawatir kesulitan meraih suara Nahdiyin di Jawa Tengah dan Jawa Timur setelah PKB keluar dari koalisi.
 
“Gerindra panik ketika PKB hengkang karena potensi mendulang suara Nahdiyin di Jateng dan Jatim menjadi sulit," kata Riza, Rabu (7/9).
 
Menurut Riza, berbagai survei menunjukkan bahwa dalam Pemilihan Presiden 2024, lebih dari 38 juta warga NU yang memiliki hak pilih akan menjadi faktor penting.
 
BACA JUGA: China Minta Negara ASEAN 'Netral', Sementara Amerika Cs Ingin Bantu Masalah Keamanan
 
Oleh karena itu, pertemuan Prabowo dengan Yenny Wahid dan Sinta Wahid bisa dianggap sebagai upaya untuk mendapatkan dukungan dari warga NU dalam pilpres mendatang.
 
“Ini seperti upaya Prabowo untuk menggaet suara NU pasca ditinggal PKB," ujar dia.
 
Riza juga menekankan bahwa saat ini sikap Yenny Wahid belum jelas.
 
Ia mengatakan Yenny belum pasti akan memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.
 
BACA JUGA: Erik ten Hag Semringah MU Bisa Dapatkan Sofyan Amrabat
 
Meskipun Ganjar telah bertemu dengan keluarga Gus Dur sebelumnya, reaksi Yenny terhadap pertemuan dengan Prabowo tampak berbeda.
 
Riza menganggap respons Yenny terhadap Prabowo terlihat lebih normatif daripada saat dia bertemu dengan Ganjar.
 
Yenny terlihat bersedia untuk mendukung Ganjar dalam memenangkan suara di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
 
“Respons Yenny yang bisa dibaca tidak sama ketika bertemu oleh Ganjar dan Prabowo," tuturnya.

 

 

Kategori :