Polandia Bakal Gandeng NATO Usai Wagner Group Bikin Ulah di Warsawa

Sabtu 05-08-2023,22:44 WIB
Reporter : Maulana Ali Firdaus
Editor : Deden Rinaldi

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Peningkatan ketegangan di perbatasan Polandia-Belarusia telah menciptakan situasi genting yang mengharuskan Perdana Menteri Polandia, Mateusz Morawiecki, bertemu dengan Presiden Lituania, Gitanas Nausėda, di kawasan berisiko, Suwałki.
 
Polandia juga menjalin komunikasi erat dengan NATO untuk memperkuat keamanan di wilayah tersebut menyusul meningkatnya ancaman.
 
Pada 1 Agustus 2023, terjadi insiden ketika dua helikopter Belarusia melanggar wilayah udara Polandia dengan terbang rendah.
 
Selain itu, tentara bayaran dari Grup Wagner juga melakukan provokasi di Warsawa.
 
Mengenai hal ini, Perdana Menteri Morawiecki menegaskan bahwa pihaknya telah memperkuat perlindungan di perbatasan dan tidak akan terprovokasi.
 
BACA JUGA: Wow, Koalisi Ganjar Pranowo Sesumbar 'Tak Butuh' PSI
 
“Kami tak akan terprovokasi,“ tegas Morawiecki, Jumat (4/8).
 
Dalam upayanya menanggulangi provokasi yang dilakukan oleh Grup Wagner dan aktivitas hibrida musuh, Polandia terus berkoordinasi dengan sekutu di NATO.
 
Selama dua tahun terakhir, negara ini juga telah menambah jumlah pasukan untuk memastikan keamanan di daerah perbatasan.
 
Morawiecki juga menyuarakan keprihatinan mengenai perpecahan di Polandia serta mengkritisi keputusan pendahulunya yang menghapus 629 unit organisasi Angkatan Darat Polandia dan memprivatisasi perusahaan sektor pertahanan.
 
Perdana Menteri menegaskan bahwa Polandia tidak akan membiarkan dirinya menjadi negara yang tidak stabil.
 
BACA JUGA: Bruno Fernandes Semringah dengan Kehadiran Mason Mount di MU
 
Ia memastikan bahwa warga Polandia tidak akan terlibat dalam provokasi yang dilakukan oleh kelompok Wagner, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, atau Vladimir Putin.
 
Morawiecki mengimbau semua orang untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh propaganda tertentu.
 
Keamanan Polandia, menurutnya, bergantung pada kekuatan tentara dan layanan mereka serta aliansi yang kuat dengan negara-negara sekutu.
 
"Polandia aman berkat tentara kami, juga berkat kekuatan sekutu kami,“ pungkas dia.
Kategori :