Laga Pembuka Man City vs Burnley Bakal Jadi Ajang Uji Coba Peraturan Baru Premier League

Selasa 01-08-2023,22:31 WIB
Reporter : Maulana Ali Firdaus
Editor : Deden Rinaldi

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Premier League akan menerapkan sejumlah peraturan baru menjelang musim Liga Inggris 2023-2024 untuk mengatasi masalah berkurangnya waktu bola dalam permainan dan protes berlebihan di pinggir lapangan.
 
Salah satu perubahan adalah penerapan tambahan waktu yang lebih spesifik.
 
Studi menunjukkan bahwa rata-rata bola berada dalam permainan hanya selama 55 menit di musim lalu.
 
Untuk mengurangi waktu yang terbuang akibat perayaan gol, pergantian pemain, dan persiapan tendangan gawang, Premier League akan menghitung secara detail berapa waktu yang terpakai untuk hal-hal tersebut.
 
Model ini telah diterapkan di Piala Dunia 2022 dengan hasil yang positif.
 
BACA JUGA: Hadeh, Sempat Bikin Heboh Publik San Francisco, Logo Baru Twitter "X" Dicopot Pemerintah Setempat
 
Selain itu, Premier League juga berusaha untuk membuat laga lebih lancar dengan mengurangi pelanggaran yang disebabkan oleh kontak fisik antar pemain.
 
Wasit akan menerapkan toleransi lebih tinggi dalam benturan fisik, namun tetap memberikan kartu kuning untuk tekel atau benturan berlebihan, serta kartu merah untuk tindakan yang membahayakan keselamatan pemain lawan.
 
Namun, Premier League akan mengurangi toleransi terhadap protes berlebihan.
 
Pemain yang melakukan protes berlebihan kepada perangkat pertandingan atau mengelilingi wasit akan mendapatkan kartu kuning.
 
Demikian pula, jika terjadi kerumunan pemain dalam protes, setidaknya satu pemain yang terlibat akan diberi kartu kuning.
 
BACA JUGA: Airlangga Hartarto Bakal Diperiksa Lagi oleh Kejagung, Jadi Tersangka Kah?
 
Peraturan juga mencakup penegakan disiplin terhadap pelatih dan staf tim.
 
Para pelatih diharuskan lebih menjaga perilaku mereka terhadap wasit dan tempat mereka di lapangan.
 
Kartu kuning akan diberikan jika lebih dari satu pelatih berada di area teknis, dengan hukuman lebih berat bagi manajer yang meninggalkan area tersebut.
 
Agresi berlebih dari seorang pelatih, baik itu terhadap perangkat pertandingan maupun lawan, akan dikenai kartu merah.
 
Pelatih yang diusir dari lapangan juga tidak diizinkan menonton laga dari tribun penonton, melainkan harus dari tempat di mana ia tidak dapat melihat lapangan.
 
BACA JUGA: Elektabilitas Anies Selalu Paling Bontot, JK: Survei Tidak Terlalu Akurat
 
Partai pembuka musim antara Manchester City dan Burnley pada Sabtu (2/8) dini hari WIB menjadi ajang untuk menguji penerapan peraturan baru ini.
Kategori :