Fans MU Lakukan Cara ini untuk Cari 'Cuan', Mason Mount Nyaris Jadi Korban

Minggu 16-07-2023,23:44 WIB
Reporter : Maulana Ali Firdaus
Editor : Deden Rinaldi

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Masa depan Mason Mount telah menjadi spekulasi yang menarik perhatian sepanjang bursa transfer musim panas 2023.
 
Tidak adanya kesepakatan kontrak baru membuatnya terus dikaitkan dengan kepindahannya dari Chelsea.
 
Akhirnya, Mount pun secara resmi bergabung dengan Manchester United dengan biaya transfer sebesar 60 juta poundsterling.
 
Dia menandatangani kontrak hingga tahun 2028.
 
Debut Mount bersama Manchester United terjadi saat pertandingan pramusim melawan Leeds United di Oslo, Norwegia pada Rabu (12/7).
 
BACA JUGA: Mantan Fullback Manchester City ini Dibebaskan dari Dakwaan Perkosaan
 
Namun, Mount menghadapi insiden yang kurang menyenangkan ketika ia mendapatkan intimidasi dari sekelompok suporter di luar stadion yang meminta tanda tangannya.
 
Video yang beredar menunjukkan Mount menolak memberikan tanda tangan pada jersey yang dibawa oleh para suporter tersebut.
 
Insiden ini menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan beberapa orang merasa kecewa karena Mount tampak acuh tak acuh terhadap para suporter.
 
Untuk menyelesaikan masalah ini, Manchester United segera mengeluarkan pernyataan resmi dan membela pemain yang memakai nomor punggung 7 tersebut.
 
Pernyataan resmi klub menyatakan bahwa insiden semacam ini sering terjadi dan merupakan situasi yang tidak bisa dihindari.
 
BACA JUGA: Wow, Al Zaytun Ternyata Produk Operasi Intelijen Orde Baru!
 
Klub juga mengungkapkan bahwa ada sekelompok orang yang sengaja mengejar tanda tangan pemain dengan maksud menjualnya dengan harga yang tinggi.
 
Pernyataan resmi klub juga mengungkapkan bahwa kelompok ini sering mengganggu para pemain saat tiba dan meninggalkan pusat latihan.
 
Mereka bahkan memblokir mobil para pemain.
 
Manchester United menilai situasi ini sangat berbahaya dan mengganggu, terutama bagi suporter muda yang hanya ingin berinteraksi dengan para pemain mereka.
 
Klub menyebut bahwa staf keamanan secara rutin berdialog dengan para pemain untuk mencari solusi terhadap masalah ini.
 
BACA JUGA: Waduh, Motivator Mario Teguh Diduga Lakukan Penipuan dengan Modus Endorsment
 
Jika situasi terus berlanjut, klub akan mengambil tindakan lebih lanjut. 
Kategori :