Ternyata Ini Alasan Kenapa Banyak Orang Mendengkur Saat Tidur, Bisa Jadi Tanda Gangguan Serius?
Bahaya kalau tidur selalu mengorok-ISTIMEWA (AI)-
POSTINGNEWS.ID --- Kebiasaan ngorok atau mendengkur saat tidur sering dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu.
Dilansir dari Kemenkes RI, mendengkur terjadi ketika aliran udara yang masuk ke saluran pernapasan terhambat sehingga jaringan di sekitar tenggorokan bergetar dan menghasilkan suara khas.
Meskipun umum dijumpai, penyebab ngorok ternyata sangat beragam dan tidak boleh diabaikan, terutama jika berlangsung terus-menerus atau disertai keluhan lain.
Salah satu penyebab utama ngorok adalah penyempitan saluran napas bagian atas, biasanya karena posisi tidur terlentang yang membuat lidah jatuh ke belakang.
BACA JUGA:Cuma Pakai Rempah dan Buah, Begini Cara Tradisional Alami Membantu Mengurangi Asam Urat!
Selain itu, obesitas juga menjadi faktor yang banyak ditemukan, karena penumpukan lemak di leher dapat mempersempit ruang bernapas.
Tak hanya itu, konsumsi alkohol sebelum tidur dapat membuat otot tenggorokan terlalu rileks dan memicu getaran lebih kuat yang akhirnya menghasilkan dengkuran.
Faktor usia pun turut berperan, sebab semakin bertambah usia, elastisitas otot tenggorokan menurun sehingga lebih mudah bergetar saat kita tertidur.
Ngorok yang terjadi setiap malam, terutama jika disertai dengan napas terhenti sesaat, rasa lelah berlebihan di siang hari, atau sakit kepala saat bangun tidur, bisa menjadi gejala obstructive sleep apnea (OSA).
Kondisi ini dapat mengganggu kualitas tidur secara serius dan membutuhkan pemeriksaan medis.
Selain itu, masalah struktural seperti amandel yang membesar, kelainan hidung seperti deviasi septum, hingga alergi yang menyebabkan hidung tersumbat juga dapat menjadi pemicu mendengkur.
Untuk mengurangi kebiasaan ngorok, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan.
1. Ubah posisi tidur menjadi menyamping agar saluran napas tetap terbuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News