Banner Internal

Janji Dewan Buruh Hilang Ditelan Angin, Prabowo Ganti dengan Satu Penasihat

Janji Dewan Buruh Hilang Ditelan Angin, Prabowo Ganti dengan Satu Penasihat

Janji pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh batal direalisasikan. Prabowo menunjuk Said Iqbal sebagai penasihat khusus bidang buruh.-Foto: Antara-

JAKARTA, PostingNews.id — Janji pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional yang sempat disambut meriah ribuan pekerja saat Hari Buruh 2025 ternyata tidak berlanjut. Setelah lebih dari setahun menggantung tanpa kepastian, pemerintah akhirnya memastikan dewan tersebut batal dibentuk.

Sebagai gantinya, Presiden Prabowo Subianto memilih menunjuk Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Keputusan itu diungkapkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

“Setelah kami coba pelajari, ada sesuatu hal yang kemudian kami merasa berkenaan dengan segala sesuatu yang ingin dicapai dengan adanya Dewan Buruh tersebut, bisa kita cari skema yang lain,” kata Prasetyo.

Dengan kata lain, pemerintah menilai tujuan yang sebelumnya hendak dicapai melalui pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh bisa ditempuh lewat mekanisme lain yang dianggap lebih sederhana.

BACA JUGA:Tecno Pova 8 5G Siap Rilis Tanggal Segini! Intip Bocoran Spesifikasi Terbarunya Sekarang

Pilihan akhirnya jatuh pada pengangkatan satu tokoh buruh sebagai penasihat langsung Presiden. Said Iqbal resmi dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 58/P Tahun 2026.

Prasetyo mengatakan keputusan tersebut merupakan arahan langsung dari Prabowo.

“Oleh karenanya Bapak Presiden kemudian memutuskan untuk mengangkat salah satu tokoh buruh menjadi penasihat beliau di bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh,” ujarnya.

Pemerintah berharap jalur komunikasi antara Istana dan kalangan pekerja menjadi lebih cepat karena tidak perlu melalui proses birokrasi yang panjang.

“Tidak birokratis, di dalam hal sekali lagi kita bersama-sama memperjuangkan apa yang selama ini diharapkan oleh kawan-kawan buruh, apalagi dalam situasi kondisi ekonomi yang sekarang ini,” kata Prasetyo.

BACA JUGA:Chatib Basri Dipanggil ke Istana Saat Rupiah Loyo, Istana Malah Bilang Tak Ada Reshuffle

Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya salah satu janji yang pernah diumumkan langsung Prabowo di hadapan puluhan ribu buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jakarta, Kamis, 1 Mei 2025.

Kala itu, Prabowo menjanjikan sebuah lembaga baru yang disebut Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional. Lembaga tersebut disebut akan diisi perwakilan buruh dari berbagai daerah dan berfungsi memberikan masukan langsung kepada pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share
Seedbacklink affiliate

Berita Terkait