Siswi SMP Ditemukan Tewas Digorok Di Kebun Karet

Selasa 06-09-2022,13:04 WIB
Reporter : Ahmadineza
Editor : Ahmadineza

LAMPUNG, POSTINGNEWS.ID - Pembunuhan sadis menggemparkan kabupaten Pesawaran, Lampung.

Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pesawaran ditemukan tewas di Kebun Karet di Kecamatan Negeri Katon, Selasa (6/9/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban yang diketahui bernama Ina diduga kuat menjadi korban pembunuhan karena ditemukan luka gorokan dilehernya.

Mayat siswi warga Dusun Kamulyan, Desa Kalirejo, RT 04 RW 03, Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran pertama kali ditemukan warga yang sejak malam melakukan pencarian.
BACA JUGA:Jelang Permintaan Keterangan oleh KPK, Anies Baswedan: Tidak Ada Persiapan Khusus

+++++
Korban saat ditemukan saat mengenakan kaos hijau sweeter merah dan celana panjang berwarna coklat dengan posisi terlentang.

Menurut keterangan Pujiono, semalam korban keluar rumah sekitar pukul 20.00 WIB untuk membeli kerupik tanpa berpamitan kepada orang tuanya.

"Awalnya dia pergi itu, gak pulang-pulang lagi. Karena orang tuanya panik, warga kemudian melakukan upaya pencarian mulai pukul 21.30 WIB," katanya.

Pujiono menuturkan, ada salah seorang warga melihat korban dijemput oleh seorang lelaki menggunakan motor matic.
BACA JUGA:Arya Saloka Kembali ke Ikatan Cinta, Ini Penampilan Terbaru Aldebaran

+++++
"Ada yang lihat dia (korban) pergi sama laki di bonceng naik motor ke arah Dusun Kalirejo. Saat dihubungi Handphone nya sudah gak aktif lagi," terang dia.

Polisi yang mendapatkan laporan dari warga, kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara awal. Tak lama, jasad siswi ini dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan Autopsi.

Kapolsek Gedong Tataan, Kompol Hapran saat dihubungi detiksumut mengatakan saat ini jenazah korban masih dilakukan autopsi awal.
BACA JUGA:Ribuan Buruh Demo Tolak Kenaikan BBM, Jokowi Tanggapi Tegas

+++++
"Saya baru sampai di RS Bhayangkara ini, jasad nya masih mau dilakukan autopsi terlebih dahulu," ujar dia, Selasa (6/9/2022).

Hapran menyebutkan, kuat dugaan bahwa korban dibunuh karena luka gorok di lehernya.

"Tadi liat kondisinya, ya pasti dugaan kuat dia dibunuh karena kan luka gorok itu hasil dari senjata tajam. Kami saat ini masih melakukan penyelidikan dengan meminta sejumlah keterangan dari saksi-saksi dilokasi guna mencari petunjuk peungkapan kasus ini," pungkasnya.

Kategori :