VIRAL! Sebuah Kafe di Kawasan Jakarta Diduga Menjadi Tempat Berkumpul LGBT, Warganet Ikut Geram

Selasa 07-06-2022,02:52 WIB
Reporter : Kelvin Deprian
Editor : T. Sucipto


Diduga tempat kumpul kaum LGBT, Kafe Wow di kawasan Jakarta Selatan resahkan warga ||Instagram @jktnewss

"Warganet digemparkan sekaligus geram terkait viralnya video diduga sekelompok kaum LGBT berkumpul di Kafe di kawasan Jakarta Selatan. Warga sekitar pun ikut 'gerah'

POSTINGNEWS.ID - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan sekelompok pria yang diduga LGBT sedang kumpul di Kafe Wow di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Sebuah rekaman video yang diunggah oleh akun Instagram @jktnewss pada Senin 6 Juni 2022 memperlihat sepasang pria yang sedang duduk berpangkuan dan terlihat mesra. Di sekelilingnya terlihat kumpulan pria yang diduga adalah komunitas sejenis.

Adanya fvideo viral tentang kafe WOW yang diduga untuk komunitas LGBT itu membuat banyak netizen resah. Netizen pun memberikan berbagai macam komentar.

BACA JUGA:Putin Ancam Perluas Target Serangan di Ukraina, Imbas AS Pasok Rudal Jarak Jauh

BACA sssasasazsJUGA:Pulushan Ternak Terserang Wabah Menakutkan

"Cabut aja izinnya yg kek gini dengan alasan meresahkan masyarakat," tulis seorang netizen.

+++++

"Mesti di gerebek nih cafe, membiarkan anak2 muda berbuat maksiat sesama jenis," ujar netizen lainnya.

"Kok ya ada,,, kok ya ga malu to..," komentar netizen lainnya.

Sejumlah warga juga mendatangi kafe Wow yang terletak di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

Warga mendatangi Kafe Wow untuk mengklarifikasi soal video viral yang dikaitkan dengan LGBT.

BACA JUGA:Lama Jadi Pengangguran Akhirnya Pirlo Melatih Tim Ini

BACA JUGA:Terjawab! Luhut Binsar Pandjaitan Beberkan Alasan, Kenapa Harga Tiket Masuk Borobudur jadi Rp 750 Ribu? Ternyata....

+++++

Perwakilan masyarakat Kalibata bernama Amin menjelaskan bahwa pihaknya sering mendapat keluhan dari warga terkait aktivitas di kafe ini. Pihaknya baru bergerak sekarang setelah viral video diduga 'LGBT' di kafe Wow.

"Sebetulnya sudah banyak pengaduan warga kepada kami, tapi kami tidak mau menerima informasi begitu saja kecuali ada bukti.

Kategori :