Sobat mungkin mengira pendidikan Suyudi hanya berhenti setelah menyelesaikan pendidikan Akademi Kepolisian.
Faktanya, ia melanjutkan pendidikan melalui PTIK dan kemudian Sespimti sebagai bagian pengembangan karier kepemimpinannya.
Selain gelar sarjana kepolisian, sejumlah laporan juga mencatat latar akademik hukum dan magister sains yang dimilikinya.
Seperti dikutip dari ANTARA, Suyudi memperoleh gelar Doktor Honoris Causa bidang Ilmu Hukum pada Januari 2026.
BACA JUGA:Wakapolri: Puslitbang Harus Jadi Api Perubahan Polri dan Motor Reformasi Berbasis Riset
9. Suyudi Memiliki Deretan Penghargaan
Perjalanan panjang di institusi Polri membuat Suyudi menerima sejumlah tanda kehormatan selama menjalankan berbagai penugasan.
Di antaranya terdapat Satyalancana Pengabdian VIII, XVI, dan XXIV yang berkaitan dengan masa pengabdiannya.
Ia juga tercatat memperoleh Satyalancana Jana Utama, Ksatria Bhayangkara, Karya Bhakti, serta Bhakti Pendidikan.
Selain itu, terdapat penghargaan Dharma Nusa, Bhakti Nusa, dan penghargaan terkait operasi kepolisian.
BACA JUGA:Keluarga Marsinah Bangga Kapolri Peduli Buruh: Seperti Perjuangan Adik Kami
10. Pernah Mengungkap Pandangannya tentang Jabatan Kapolri
Fakta terakhir berkaitan dengan pandangan Suyudi ketika menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.
Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menyampaikan bahwa jabatan Kapolri bukan sekadar puncak karier seseorang.
Ia menyebut jabatan tersebut sebagai puncak tanggung jawab dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari gagasan yang disampaikan Suyudi selama proses pencalonan sebagai Kapolri.
BACA JUGA:Mengapa Kapolri Sigit Dilibatkan dalam Komite Reformasi Polri? Ini Jawaban Jimly
Kenapa Sosok Suyudi Banyak Dibicarakan Publik?
Nama Suyudi menjadi semakin ramai setelah DPR memberikan persetujuan terhadap dirinya sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026.