Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau, DLH DKI Minta Warga Pantau Informasi Resmi

Minggu 06-09-2026,19:45 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memperketat pemantauan kualitas udara menyusul adanya potensi paparan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi udara di berbagai wilayah Jakarta tetap terpantau, sekaligus mengetahui dampak abu vulkanik yang mungkin mengendap di permukaan.

Kepala DLH DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, paparan abu vulkanik tidak selalu sama di setiap lokasi. Karena itu, kondisi di lapangan perlu menjadi salah satu acuan selain hasil pengukuran kualitas udara.

Menurutnya, informasi mengenai kondisi udara sangat penting agar masyarakat bisa mengetahui langkah perlindungan yang perlu dilakukan.

BACA JUGA:Imbas Erupsi Anak Krakatau, Seluruh Penerbangan Garuda Rute Jakarta Dibatalkan hingga Besok

Pemantauan Udara Diperketat

Dudi meminta jajarannya meningkatkan pemantauan kualitas udara di sejumlah wilayah Jakarta. Laporan masyarakat mengenai adanya endapan abu juga diminta segera ditindaklanjuti.

Selain itu, DLH DKI Jakarta memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, mulai dari BMKG, PVMBG, BPBD, hingga Dinas Kesehatan.

Hasil pemantauan nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah perlindungan warga, termasuk apabila ditemukan perubahan kondisi kualitas udara.

"Pemantauan harus menjadi dasar penyampaian peringatan dan penyesuaian langkah perlindungan warga," ujar Dudi dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).

Selain melakukan pemantauan, DLH DKI Jakarta juga diminta menyampaikan hasil pengukuran kepada masyarakat secara terbuka.

BACA JUGA:Cuma Punya Budget Campaign Rp10 Juta? Begini Strategi UKM Biar Penjualan E-Commerce Naik

Dudi menekankan, setiap perubahan kondisi harus segera diikuti dengan pembaruan informasi. Dengan begitu, warga bisa mengetahui situasi terbaru dan menyesuaikan aktivitas maupun langkah perlindungannya.

"Setiap perubahan kondisi harus segera diikuti pembaruan informasi agar warga tahu langkah yang perlu dilakukan. Perlindungan petugas kebersihan di lapangan juga harus dipastikan," kata Dudi.

Perhatian khusus juga diberikan kepada petugas kebersihan yang tetap beraktivitas di luar ruangan. Perlindungan mereka dinilai penting karena berpotensi lebih sering terpapar kondisi lingkungan saat bekerja.

Warga Diminta Pantau Informasi Resmi

Masyarakat Jakarta dapat memantau perkembangan kualitas udara melalui situs resmi udara.jakarta.go.id.

Kategori :