KH Hasib Wahab Dinilai Bisa Jadi Peneduh dan Pemersatu NU, Ini Alasannya

Jumat 21-08-2026,16:47 WIB
Reporter : Chalief Al Fatih
Editor : Valdie

Salah satu karakter KH Hasib Wahab yang mendapat perhatian Abdur Rozaq adalah kebiasaannya menjaga silaturahmi.

Ia menyebut KH Hasib sebagai sosok yang gemar menjalin hubungan dengan berbagai kalangan.

Kebiasaan berziarah serta menghadiri haul para ulama juga dinilai menjadi bagian dari karakter tersebut.

Bagi Abdur Rozaq, tradisi tersebut mencerminkan nilai penting yang selama ini melekat dalam kehidupan Nahdlatul Ulama.

Di antaranya adalah penghormatan kepada ulama pendahulu, menjaga sanad, serta memperkuat hubungan antarkalangan.

Tradisi tersebut juga dinilai mampu menciptakan ruang komunikasi ketika organisasi menghadapi perbedaan pandangan.

Karena itu, kemampuan merawat silaturahmi dipandang menjadi modal penting bagi seorang figur ulama senior.

BACA JUGA:NU Mau Muktamar, Bursa Ketum Mulai Panas, Menteri Agama Sampai Mantan Bos PBNU Ikut Disebut

Bagaimana karakter KH Hasib dinilai dapat merawat persatuan NU?

Abdur Rozaq melihat kemampuan membangun silaturahmi sebagai salah satu kekuatan KH Hasib Wahab.

Menurutnya, karakter tersebut dapat membuat seorang ulama berperan sebagai peneduh ketika muncul perbedaan.

Figur seperti itu juga dianggap mampu menjadi penghubung berbagai kelompok yang memiliki pandangan berbeda.

Bagi SIN, kebutuhan terhadap sosok pemersatu menjadi semakin penting ketika organisasi menghadapi dinamika internal.

Perbedaan pandangan dinilai dapat dikelola melalui komunikasi, keteladanan, dan hubungan antarelemen organisasi.

Dalam konteks tersebut, pengalaman serta jaringan silaturahmi seorang ulama senior menjadi sangat penting.

Abdur Rozaq kemudian mengaitkan karakter tersebut dengan sosok KH Hasib Wahab Chasbullah.

BACA JUGA:Muktamar NU Disiapkan Diam-Diam, Gus Ipul Bilang Semua Aman Terkendali

Mengapa KH Hasib disebut mewarisi perjuangan KH Wahab Chasbullah?

Kategori :