BACA JUGA:All New Honda Vario 125 Meluncur di Jakarta - Tangerang, Yuk Kepoin Spek dan Harganya
Bagaimana perbandingan mesin Vario 125 vs Vario 160?
Di sektor mesin, Vario 160 jelas berada satu tingkat lebih tinggi dibandingkan Vario 125 yang mengusung kapasitas 124,8 cc.
Vario 125 menggunakan mesin eSP berpendingin cairan dengan tenaga maksimal 11,1 PS pada putaran 8.500 rpm.
Torsi puncaknya mencapai 10,8 Nm pada 5.000 rpm, sehingga karakter mesinnya cocok untuk mobilitas perkotaan.
Vario EVO 160 menggunakan mesin 156,9 cc empat katup eSP+ berpendingin cairan dengan tenaga 15,4 PS.
Torsinya mencapai 14 Nm pada 6.500 rpm, sehingga akselerasinya lebih meyakinkan ketika berhadapan dengan jalan menanjak.
Spesifikasi resmi dealer menunjukkan perbedaan kapasitas mesin, tenaga, serta torsi tersebut secara cukup signifikan.
Mana yang lebih enak untuk dipakai harian di kota?
Untuk pemakaian harian dalam kota, Vario 125 sebenarnya sudah sangat mencukupi kebutuhan mobilitas kebanyakan pengendara.
Bodinya relatif ringan dengan berat sekitar 111 kilogram, sehingga lebih mudah diajak bermanuver menghadapi kepadatan lalu lintas.
Vario EVO 160 memiliki bobot lebih besar, sekitar 116 kilogram untuk tipe CBS dan 118 kilogram tipe ABS.
Meski lebih berat, tenaga tambahan membuat Vario EVO 160 terasa lebih santai ketika membawa penumpang atau melibas tanjakan.
Artinya, pilihan paling tepat kembali kepada karakter berkendara dan kondisi rute yang sering dilalui postingers.
BACA JUGA:Ayo Tunjukkan Skill Balapmu! Honda Dream Cup Buka Kelas Baru Vario 160
Fitur apa yang ditawarkan Vario 125 dan Vario 160?
Vario 125 sudah dilengkapi Honda Smart Key System, panel meter digital, USB Type-C, lampu LED, serta bagasi 18 liter.
Fitur tersebut membuat Vario 125 tetap relevan untuk kebutuhan anak muda yang mengutamakan kepraktisan sehari-hari.