Keren Parah! Siswa SMA Bogor Sulap Limbah Tandan Sawit Jadi Sunscreen Anti Kanker Kulit Bernilai Ekonomi

Minggu 26-07-2026,16:08 WIB
Reporter : Chalief Al Fatih
Editor : Tyo Sulistio

Basis krim yang digunakan terdiri atas asam stearat, setil alkohol, gliserin, trietanolamin, dan akuades yang aman untuk kulit sensitif.

Seluruh bahan dicampurkan melalui proses emulsifikasi hingga membentuk sediaan krim yang homogen dan tidak mengalami pemisahan fase.

Tim juga melakukan pengukuran pH untuk memastikan karakteristik formula berada pada kisaran yang ditargetkan dan aman dipakai harian postingers.

Selain itu, kondisi fisik krim diamati untuk melihat warna, aroma, tekstur, homogenitas, dan kemungkinan terjadinya pemisahan fase yang mengganggu.


Tandan kosong kelapa sawit yang selama ini dikenal sebagai salah satu limbah padat industri sawit berhasil diolah menjadi sediaan krim tabir surya oleh siswa SMA Islam Hasmi-Dok-

Setelah produk berhasil dibuat, Tim UVANGERS RZ melakukan uji hedonik untuk mengetahui tingkat kesukaan dan penerimaan panelis terhadap sensori.

Aspek yang dinilai meliputi warna, aroma, tekstur, kenyamanan, dan sensasi krim ketika diaplikasikan di kulit secara langsung dan merata.

Berdasarkan keterangan tim, hasil pengujian menunjukkan tingkat penerimaan yang memuaskan dan cukup disukai oleh para panelis yang mencoba.

Panelis dapat menerima karakteristik produk yang kami buat, penilaian tersebut penting karena tabir surya perlu tekstur dan aroma nyaman juga.

BACA JUGA:Apa Saja Jenis Kanker Anak yang Paling Sering Terjadi di Indonesia? Ini Penjelasan Dokter dan Datanya

Hasil Uji: Disukai Panelis & Punya Potensi SPF 15,14

Hasil uji hedonik memberikan gambaran bahwa prototipe memiliki karakteristik fisik yang cukup disukai panelis meski belum diuji SPF laboratorium.

Meski demikian, pengujian tersebut tidak digunakan untuk mengukur kemampuan krim dalam melindungi kulit dari radiasi ultraviolet secara kuantitatif dan mendalam.

Guru pembimbing Daffa' Rizal Dzulfaqaar Alauddin menegaskan pentingnya membedakan penerimaan panelis dengan efektivitas produk secara ilmiah dan terukur.

Uji hedonik menjawab apakah produk disukai dan dapat diterima dari sisi warna, aroma, serta teksturnya secara sensori dan hedonik.

Penelitian sebelumnya juga sudah mengungkapkan jika krim dari TKKS memiliki nilai SPF 15,14 dan aktivitas antioksidan hingga 68 persen menjanjikan.

Keberhasilan menghasilkan prototipe menjadi capaian penting bagi tim muda ini dan menjadi bukti nyata bahwa anak SMA bisa berkarya mendunia.

Kategori :