Prabowo Minta Menteri Tebar Kabar Baik, Saat Ekonomi Seret Pemerintah Pilih Pamer Data Optimistis

Minggu 14-06-2026,18:11 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi berbagai negara, Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya lebih aktif menyampaikan kabar baik kepada publik. Bukan sekadar pidato penyemangat, melainkan data yang dianggap menunjukkan Indonesia masih menjadi tujuan menarik bagi investor dunia.

Instruksi itu diberikan Prabowo kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. Pemerintah menilai masyarakat perlu mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi investasi nasional di tengah derasnya arus informasi yang kerap menyoroti tantangan ekonomi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan informasi yang berbasis fakta kepada masyarakat.

“Sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, Minggu, 14 Juni 2026.

Menurut Teddy, Rosan akan memaparkan berbagai data tersebut di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026. Pemaparan itu sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola yang terbuka, transparan, dan akuntabel.

Materi yang akan disampaikan Rosan berasal dari rangkaian kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat serta sejumlah negara di Eropa dan Asia. Dari lawatan tersebut, pemerintah mengklaim terdapat sejumlah temuan yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap Indonesia.

BACA JUGA:Demo Mahasiswa Dijaga TNI dan Komcad, DPR Bilang Wajar, Masyarakat Sipil Justru Curiga Demokrasi Sedang Digeser

Teddy menyebut optimisme itu tercermin dari tingginya minat investasi yang masuk ke berbagai sektor strategis nasional.

“Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional,” ujar Teddy.

Bagi Prabowo, keterbukaan informasi menjadi hal penting di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Karena itu, pemerintah ingin masyarakat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi investasi nasional serta peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Sebelum agenda pemaparan tersebut, Rosan lebih dulu melaporkan hasil kunjungan kerjanya langsung kepada Prabowo. Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu.

Sejumlah menteri turut hadir dalam pertemuan itu. Di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Turut hadir pula Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

BACA JUGA:Mahasiswa Teriak APBN Bocor, Bakom Malah Minta Dukung Prabowo, Siapa yang Sebenarnya Sedang Didengar?

Pertemuan tersebut menandai keseriusan pemerintah untuk mengonsolidasikan narasi ekonomi di tengah kondisi global yang belum sepenuhnya bersahabat. Ketika banyak negara masih bergulat dengan perlambatan ekonomi, pemerintah tampaknya ingin memastikan optimisme tetap mendapat panggung yang cukup di ruang publik.

Kategori :