Chatib Basri Dipanggil ke Istana Saat Rupiah Loyo, Istana Malah Bilang Tak Ada Reshuffle

Selasa 09-06-2026,10:29 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Di tengah nilai tukar rupiah yang masih jadi sorotan dan isu pergantian Menteri Keuangan yang makin ramai diperbincangkan, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah petinggi Dewan Ekonomi Nasional ke Istana Kepresidenan, Selasa, 9 Juni 2026.

Salah satu nama yang hadir adalah Muhammad Chatib Basri. Kehadiran mantan Menteri Keuangan itu langsung memantik spekulasi baru. Maklum, dalam beberapa pekan terakhir namanya kerap disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Namun pemerintah buru-buru membantah arah pembicaraan tersebut.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan dan Muhammad Chatib Basri semata-mata membahas masukan ekonomi bagi pemerintah.

“Saya sudah menerima konfirmasi pemerintah bahwa pertemuan tadi Pak Luhut kapasitasnya sebagai Ketua DEN, dan Pak Chatib Basri sebagai anggotanya,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

BACA JUGA:Polisi Bisa Masuk Kursi Sipil Tanpa Pensiun, DPR Buka Gerbang Lebar, Reformasi Tinggal Pajangan?

Menurut Dasco, pemerintah membutuhkan berbagai masukan dan strategi untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi yang sedang menghadapi banyak tantangan.

“Masukan dan strategi diperlukan agar kemudian Presiden dapat mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu,” ujarnya.

Meski demikian, Dasco mengakui dirinya mengetahui adanya diskursus yang berkembang terkait kemungkinan Chatib Basri masuk ke Kabinet Merah Putih. Hanya saja, ia menegaskan informasi yang diterimanya tidak mengarah pada pembahasan pergantian menteri.

“Konfirmasi yang saya dapat mengatakan tak ada pembahasan ke arah sana,” kata Dasco.

Kecurigaan publik sebenarnya bukan tanpa alasan. Berdasarkan pantauan di Istana Kepresidenan Jakarta, Chatib datang bersama Luhut sekitar pukul 15.30 WIB. Waktu kedatangannya bertepatan dengan meningkatnya pembicaraan soal kondisi ekonomi dan melemahnya rupiah.

Namun ketika ditanya mengenai isi pertemuan dengan Presiden, Chatib memilih irit bicara.

BACA JUGA:Harga Sembako Bikin Gerah, Kepuasan ke Prabowo Mulai Retak Meski Masih di Atas 59 Persen

“Tanya Pak Luhut,” ujarnya singkat.

Saat dicecar soal isu dirinya bakal masuk kabinet menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Chatib juga tidak memberikan jawaban yang tegas.

Kategori :