Lulusan SMK Jangan Cuma Jadi Pemburu Lowongan, Pemprov DKI Ajak 500 Anak Muda Belajar Jadi Bos

Selasa 02-06-2026,16:17 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Di tengah ketatnya persaingan mencari pekerjaan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencoba mendorong lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk melirik jalur lain selain menjadi pencari kerja. Salah satunya dengan mengenalkan dunia usaha dan kewirausahaan sejak dini.

Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), Pemprov DKI menggelar Pelatihan Pengenalan Dunia Usaha Tahun 2026 bagi lulusan SMK. Program gelombang pertama diikuti 50 peserta dan berlangsung selama 11 hari, mulai 2 hingga 12 Juni 2026 di Jakarta Creative Hub (JCH).

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan program tersebut dirancang untuk membekali generasi muda dengan wawasan dan keterampilan kewirausahaan sehingga memiliki pilihan untuk membangun usaha secara mandiri.

Menurut Ratu, para peserta tidak hanya diajak memahami teori berbisnis, tetapi juga diperkenalkan pada berbagai tantangan yang biasa dihadapi pelaku usaha.

“Kami ingin para peserta mengenal lebih dekat bagaimana membangun usaha, menghadapi berbagai tantangan, serta mengembangkan potensi diri agar menjadi pelaku usaha yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing,” ujarnya saat membuka pelatihan di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

BACA JUGA:Prabowo Dibilang Cuma Keliling Dunia Biar Keren, Teddy Balas dengan BRICS, Investasi dan Haji

Program ini ditargetkan menjangkau 500 lulusan SMK dari berbagai wilayah Jakarta sepanjang 2026. Pesertanya merupakan lulusan baru maupun lulusan maksimal dua tahun setelah kelulusan, terutama dari jurusan Tata Boga, Perhotelan, dan bidang lain yang relevan.

Ratu menilai sebagian besar lulusan SMK sebenarnya telah memiliki keterampilan teknis sesuai bidang masing-masing. Namun, bekal mengenai cara membangun dan mengelola usaha masih perlu diperkuat agar keterampilan tersebut bisa berkembang menjadi peluang ekonomi.

Karena itu, melalui pelatihan ini peserta diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai proses menjalankan usaha, mulai dari melihat peluang hingga mengembangkan bisnis.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka wawasan peserta tentang berbagai peluang yang ada di dunia usaha. Harapannya, mereka memiliki kesiapan diri, kepercayaan diri, serta pemahaman yang lebih baik apabila suatu saat ingin membangun usaha secara mandiri,” kata Ratu.

Ia menegaskan bahwa kewirausahaan tidak semata-mata soal mencari keuntungan. Lebih dari itu, dunia usaha membutuhkan keberanian membaca peluang, kemampuan berinovasi, dan kemauan menciptakan nilai tambah dari ide maupun keterampilan yang dimiliki.

BACA JUGA:Prabowo Sentil Geng Penikmat Negara, Perubahan Selalu Diganggu yang Betah Hidup dari Korupsi

“Dunia usaha adalah dunia pembelajaran tanpa batas yang menuntut inovasi, ketekunan, dan kerja keras. Karena itu, kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar,” ucapnya.

Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemprov DKI untuk mendorong lahirnya wirausaha muda baru. Di saat lapangan kerja formal tidak selalu mampu menampung seluruh lulusan, pilihan menjadi pelaku usaha dinilai bisa menjadi jalan alternatif bagi generasi muda untuk bertahan sekaligus berkembang.

Kategori :