Pada akhirnya, Prabowo menilai keadilan sosial merupakan inti dari ekonomi Pancasila. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menurutnya, tidak akan memiliki arti apabila manfaatnya hanya dinikmati sebagian kecil kelompok masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi harus disertai pemerataan kemajuan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Pesan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa perdebatan ekonomi bukan sekadar soal angka pertumbuhan, investasi, atau neraca perdagangan. Yang lebih penting adalah memastikan hasil pembangunan benar-benar sampai ke meja makan rakyat, bukan berhenti di laporan statistik dan ruang rapat para elite.