JAKARTA, PostingNews.id — Mantan Presiden Joko Widodo kembali bersiap turun ke daerah. Bukan sekadar silaturahmi biasa, rencana kunjungan ke Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat pada Juni 2026 itu langsung memantik pertanyaan publik. Apalagi, dalam agenda tersebut Jokowi juga dijadwalkan bertemu kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) serta para relawan pendukungnya.
PSI membantah pemilihan tiga provinsi itu memiliki pertimbangan politik khusus. Partai berlambang mawar itu berdalih lokasi kunjungan ditentukan berdasarkan kecepatan pengurus daerah mengundang Jokowi.
Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan daerah yang mendapat giliran lebih dulu adalah mereka yang paling cepat menyampaikan undangan.
“Berbasis kepada siapa yang mengundang paling cepat,” kata Bestari, Senin, 1 Juni 2026.
Namun alasan itu bukan satu-satunya. Menurut Bestari, Lampung, NTT, dan Jawa Barat juga memiliki kedekatan historis dengan Jokowi karena banyak proyek infrastruktur yang dibangun saat ia masih menjabat sebagai presiden.
BACA JUGA:Kejutan di Anfield, Liverpool Coret Arne Slot Demi Sosok Pelatih Agresif Ini!
Bestari bahkan menyinggung momen yang sempat ramai diperbincangkan publik ketika Jokowi menghentikan kendaraan di ruas jalan rusak di Lampung pada 2024. Setelah kunjungan tersebut, jalan itu kemudian diperbaiki pemerintah.
“Kita tahu Lampung itu sentuhan Pak Jokowi di sana cukup banyak. Ingat tidak dulu beliau berhenti di jalan yang rusak itu akhirnya diperbaiki?” ujarnya.
Sementara untuk NTT, Bestari menilai provinsi tersebut menjadi salah satu daerah yang paling sering dikunjungi Jokowi selama satu dekade memimpin Indonesia.
“Masyarakat NTT itu banyak melihat dan menikmati hasil dari kunjungan Pak Jokowi selama beliau jadi presiden itu. Lebih dari 20 kali lho datang ke NTT itu,” katanya.
PSI berharap safari Jokowi yang dimulai bulan ini bisa berlangsung selama beberapa hari di setiap daerah tujuan. Bahkan, partai tersebut terang-terangan berharap Jokowi memperjelas posisi politiknya di tengah kedekatan yang semakin intens dengan PSI.
“Harapan kami Pak Jokowi tetap sehat bersama PSI. Dan satu harapan jugalah yang tadi saya sampaikan, mudah-mudahan juga Pak Jokowi dapat menjelaskan posisi politik beliau hari ini sudah bersama PSI,” ujar Bestari.
BACA JUGA:Negeri Kaya Raya, Rakyat Sudah Kebagian Belum? Prabowo Ajak Jujur Soal Hasil Pertumbuhan Ekonomi
Di sisi lain, Jokowi menegaskan agenda keliling daerah itu bukan program politik yang disusun khusus. Ia mengaku hanya memenuhi undangan masyarakat setelah kondisi kesehatannya pulih.
“Ya ini, kan, saya banyak undangan-undangan dari daerah-daerah untuk hadir, dari masyarakat,” kata Jokowi saat ditemui di Solo, Jawa Tengah.