POSTINGNEWS.ID --- Halo Postingers pecinta sepak bola! Sejarah baru saja tercipta di panggung tertinggi Eropa. Paris Saint-Germain (PSG) resmi menyejajarkan diri dalam daftar 10 klub elite dunia yang sukses mempertahankan gelar Liga Champions secara berturut-turut. Catatan back-to-back juara UCL ini sekaligus menjadi yang pertama sejak terakhir kali dilakukan oleh Real Madrid pada era 2016-2018 lalu. "Mempertahankan gelar itu jauh lebih menantang, Sob. Rasa lelahnya luar biasa, tapi saat lo sudah menginjakkan kaki di final, lo harus melupakan semua rasa capek dan memberikan 100 persen kemampuan di lapangan," ungkap jenderal lapangan tengah PSG, Joao Neves, dengan penuh emosional. BACA JUGA:Rispek! Walau Kalah di Final UCL, Arteta Puji PSG Begini.. Trofi si Kuping Besar musim 2025/2026 ini berhasil dibawa pulang oleh Les Parisiens lewat drama yang bikin senam jantung, Sob. Bertanding melawan Arsenal, kedua tim sempat bermain imbang 1-1 hingga babak extra time selesai. Dewi fortuna akhirnya berpihak pada raksasa Prancis setelah mereka sukses menumbangkan The Gunners di babak adu penalti dengan skor tipis 4-3. Kemenangan ini langsung menyulut pesta pora pendukung PSG di seluruh penjuru Eropa. BACA JUGA:Layvin Kurzawa Cedera Usai Persib Kalahkan Persija, Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terbaru Eks PSG Di balik kemeriahan final UCL ini, taktik Mikel Arteta untuk Arsenal justru panen kritik tajam dari para pundit dan pencinta bola, nih, Postingers. Setelah Kai Havertz mencetak gol cepat, kubu London Utara langsung memilih bermain super tertutup alias bertahan total. Statistik laga di tahun 2026 ini menunjukkan bukti yang sangat kontras antara kedua tim: Gaya bermain defensif Arsenal ini ternyata bikin Joao Neves dongkol banget setelah peluit panjang dibunyikan. "Kita layak angkat trofi hari ini. Jujur saja, cuma PSG satu-satunya tim yang punya niat buat main bola di final ini," sindir Neves pedas. Terlepas dari kontroversi taktik lawan, bintang muda Portugal itu mengaku sangat bersyukur dan bangga dengan keharmonisan internal tim PSG musim ini, Sob.Drama Adu Penalti Menegangkan di Partai Puncak
Statistik Jomplang: Arsenal Dikritik Akibat 'Parkir Bus'
Kekompakan Skuad Jadi Kunci Sukses Les Parisiens
"Gue gak cuma bahagia karena kita menang trofi, tapi karena bisa main bareng rekan tim, staf, dan manajemen sekeren ini. Gue cinta semua hal di klub ini dan bangga banget sama perjuangan kolektif kita sepanjang musim," tutup Joao Neves sembari tersenyum puas.
Sindir Taktik Gak Niat Main Arsenal, Joao Neves Rayakan PSG Back-to-Back Juara UCL 2026!
Minggu 07-06-2026,11:00 WIB
Editor : Valdie
Kategori :