Sekolah Calon Bos BUMN Dibuka Prabowo, 400 Orang Digembleng Ala Militer

Senin 25-05-2026,09:02 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id -- Presiden Prabowo Subianto tampaknya tak mau menyerahkan masa depan BUMN pada mekanisme karier biasa. Sebanyak 400 pegawai BUMN kini disiapkan lewat program khusus bernama Presidential Future Leaders Program atau PFLP, sebuah jalur pendidikan yang dirancang untuk mencetak pemimpin perusahaan pelat merah versi pemerintah.

Kalau biasanya calon direksi ditempa lewat pengalaman bertahun-tahun di lapangan, program ini menawarkan resep berbeda. Ada pembentukan karakter, disiplin, pelatihan manajerial sampai magang di kementerian. Total waktunya sembilan bulan.

Arahan pertama langsung diberikan Prabowo di Hambalang, Bogor, pada Ahad, 24 Mei 2026. Ratusan peserta gelombang awal hadir mengenakan seragam hitam. Dalam foto yang diunggah Sekretariat Kabinet, peserta laki-laki terlihat berkepala plontos. Sekilas lebih mirip pembukaan pendidikan kedinasan dibanding program pengembangan eksekutif perusahaan.

BACA JUGA:Keju Cottage Bisa Berikan Segudang Manfaat Ini untuk Tubuh Kamu, Tinggi Akan Protein!

Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya menjelaskan tahapan awal program tersebut dimulai dari pembentukan karakter.

“Tahap pertama, pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, Senin, 25 Mei 2026.

Setelah itu peserta akan masuk fase penguatan kemampuan manajerial dan pengambilan keputusan selama empat bulan melalui Danantara Corporate University. Dua bulan berikutnya dipakai untuk praktik langsung di kementerian, lembaga, atau lingkungan BUMN.

“Serta magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN,” ujar Teddy.

Program ini disebut sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas kepemimpinan BUMN di masa depan. Pemerintah ingin menyiapkan sosok pemimpin yang bukan cuma pintar mengelola angka, tetapi juga punya karakter sesuai visi pemerintahan saat ini.

BACA JUGA:Relawan Indonesia Pulang Penuh Luka Usai Disiksa Israel, Roti Kering dan Taser Jadi Teman Penyanderaan

“PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik melalui penguatan sumber daya manusia yang memiliki hati terbaik dan pikiran terbaik,” kata Teddy.

Sebelum pengarahan di Hambalang, pembukaan resmi program dilakukan di Kodiklat TNI Serpong, Banten, Rabu, 20 Mei 2026. Kementerian Pertahanan menjadi pihak yang membuka program tersebut.

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan, pemerintah ingin menyiapkan sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda profesional di BUMN.

Menurut Donny, dari ribuan pelamar yang ikut seleksi, hanya 400 orang yang dipilih untuk mengikuti pendidikan ini. Mereka diproyeksikan menjadi fondasi kepemimpinan perusahaan negara di masa depan.

Di titik ini muncul pertanyaan yang mungkin mengganggu sebagian orang. Program pencetak pemimpin BUMN memang terdengar ambisius. Tapi publik mungkin akan bertanya lebih jauh, apakah ini benar-benar sekolah calon profesional pengelola perusahaan negara, atau perlahan menjadi jalur pembentukan elite birokrasi dan korporasi yang seragam arah berpikirnya.

Sebab mengurus BUMN bukan cuma soal disiplin dan loyalitas. Kadang yang lebih dibutuhkan justru keberanian berbeda pendapat saat negara dan bisnis sedang tak sejalan.

Kategori :