JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Dewi Perssik kembali menjadi sorotan setelah dirinya diterpa kabar bohong yang sangat meresahkan dan merugikan bagi dirinya.
Isu tersebut menyebut dirinya telah meninggal dunia dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Merasa dirugikan dan dipermalukan, Dewi Perssik pun akhirnya mengambil langkah tegas untuk menindak para pelaku.
BACA JUGA:UMKM Ngeluh Dicekik Biaya Marketplace, Pemerintah Mulai Oprek Aturan E-Commerce
Kabar tidak benar yang menyebutkan bahwa Dewi Perssik telah meninggal dunia tiba-tiba viral di media sosial hingga membuat banyak orang terkejut dan percaya begitu saja.
Informasi tersebut bahkan tidak hanya berupa unggahan biasa, tetapi juga disebarkan melalui siaran langsung di platform TikTok yang dilakukan oleh sejumlah akun secara bersamaan.
Situasi ini membuat kabar tersebut semakin cepat menyebar dan menimbulkan keresahan karena banyak orang mengira informasi itu benar adanya.
Akibatnya, nama Dewi Perssik menjadi perbincangan hangat karena isu kematiannya yang sebenarnya tidak pernah terjadi sama sekali.
BACA JUGA:Pertamax Ditahan Negara, Harga Aslinya Bisa Tembus Rp17 Ribu per Liter
Merasa tidak tinggal diam, Dewi Perssik mencoba mengklarifikasi kabar tersebut dengan cara masuk langsung ke siaran live yang sedang membahas dirinya.
Ia berusaha menunjukkan bahwa dirinya masih hidup dan dalam kondisi sehat, namun respons yang diterima justru sangat menyakitkan dan tidak sesuai harapan.
Bukannya dipercaya, ia malah ditertawakan, dihina, bahkan disebut bukan dirinya oleh para penyebar hoaks tersebut.
Hal ini membuatnya semakin kesal karena upaya klarifikasi yang dilakukan justru berujung pada ejekan dan perlakuan tidak menyenangkan.
BACA JUGA:Guru Honorer Mau Dihapus 2027, FSGI Ingatkan Negara Jangan Cuma Ganti Status tapi Gaji Tetap Miris
Lebih mengejutkan lagi, Dewi Perssik mengungkap bahwa ada sekitar 16 akun media sosial yang terlibat dalam penyebaran kabar bohong tersebut secara terorganisir.