Prabowo Sentil Orang Pintar Jakarta, Nelayan Diurus Saat Laut Sudah Lama Dikeruk Asing

Minggu 10-05-2026,12:34 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Presiden Prabowo Subianto menyentil kelompok yang disebutnya sebagai “orang-orang pintar di Jakarta” saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu, 9 Mei 2026. Dalam kunjungan itu, Prabowo menyinggung nasib nelayan yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian dari pusat.

“Para nelayan sering dilupakan. Orang-orang pintar di Jakarta tidak peduli dengan nasibnya nelayan,” ujar Prabowo sebagaimana disiarkan Sekretariat Presiden.

Prabowo tak menjelaskan siapa pihak yang dimaksud. Namun ia menegaskan pemerintahannya akan mulai memberi perhatian lebih kepada nelayan dan petani di berbagai daerah.

“Berubah sekarang. Pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti kerasnya kehidupan nelayan yang setiap hari bergantung pada cuaca dan kondisi laut. Menurut dia, pekerjaan di laut bukan sekadar mencari ikan, tetapi juga mempertaruhkan nyawa.

“Saya mengerti nelayan itu memiliki risiko yang besar. Di laut itu tidak main-main. Cuaca bisa berubah, arus bisa berubah. Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu,” ujar Prabowo.

BACA JUGA:Gugatan Penelantaran Anak terhadap Denada Ditolak Hakim, Seluruh Tuntutan Dinyatakan Gugur

Mantan Menteri Pertahanan itu menyatakan pemerintah ingin memperbaiki kesejahteraan sekaligus memberi penghormatan yang layak kepada nelayan Indonesia.

Prabowo juga menyinggung praktik penangkapan ikan oleh kapal asing di wilayah laut Indonesia. Ia mengatakan sumber daya laut Indonesia seharusnya dimanfaatkan oleh masyarakat dalam negeri, bukan justru dinikmati pihak luar.

“Kami ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kami ingin rakyat kita yang mengambil,” tuturnya.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan pembangunan ribuan kapal ikan yang nantinya akan dikelola lewat koperasi nelayan. Kapal yang dibangun disebut terdiri dari berbagai ukuran, mulai kecil hingga besar.

“Kami akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu. Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi. Nanti akan diatur apakah 30 nelayan satu koperasi atau 30, nanti kita beri kapal,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kekayaan laut Indonesia merupakan potensi besar yang harus dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ekonomi nasional.

BACA JUGA:Cara Merawat Gigi Palsu agar Awet dan Tidak Bau, Ini 6 Tips Penting yang Wajib Dilakukan

“Karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kami akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kami sekarang adalah ekonomi biru, ekonomi laut biru, the blue ocean economy. The blue ocean economy ini adalah sangat penting, ini adalah karunia Yang Maha Kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi,” ujar Prabowo.

Kategori :